Ekonomi Lampung Menuju Pemulihan

Gaya Hidup | koran-jakarta.com | Published at Jumat, 26 November 2021 - 00:00
Ekonomi Lampung Menuju Pemulihan

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah ini terus bergerak ke arah positif. Pada triwulan III-2021 perekonomian di wilayah tersebut telah berada pada arah pemulihan.
"Perekonomian Lampung pada triwulan III-2021 telah menunjukkan ke arah pemulihan ekonomi. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik Lampung, pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2021 (yoy) mengalami pertumbuhan sebesar 3,05 persen," katanya pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021 bersama Presiden RI Joko Widodo, di Ruang Auditorium Lt 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Rabu (25/11).
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kondisi perekonomian nasional, khususnya Provinsi Lampung, saat ini terus bergerak ke arah yang positif seiring dengan tren perbaikan dalam pengendalian Covid-19.
"Tentunya hal ini tidak dapat dikerjakan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, dunia usaha, Forkopimda, perguruan tinggi, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat," paparnya.
Perkembangan data pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan lain lain, dapat menjadi indikasi bahwa program-program pembangunan di Provinsi Lampung dapat mendukung pemulihan ekonomi. Selain itu menjaga stabilitas makroekonomi juga akan berkontribusi positif terhadap penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan antarkabupaten/daerah.
"Ini sudah menjadi pernyataan bahwa BPS yang sudah mengeluarkan informasi, ekonomi Lampung adalah yang tertinggi di Sumatera," kata Arinal.
Di sisi lain, pihaknya juga sudah meningkatkan produktivitas padi, tertinggi di tingkat nasional dan mengalahkan sentra-sentra penghasil padi seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah. Ia berharap pada tahun mendatang produktivitas padi bisa meningkat hingga tiga juta ton per tahun. "Mudah-mudahan ini menjadi stimulus bagi Provinsi Lampung, sehingga Indonesia bisa bebas dari impor," tambah Gubernur. hay/Ant

Artikel Asli