Bahaya! Dokter Tak Sarankan Penderita Diabetes Makan Durian, Ini Penjelasannya

Gaya Hidup | herstory | Published at Kamis, 25 November 2021 - 15:00
Bahaya! Dokter Tak Sarankan Penderita Diabetes Makan Durian, Ini Penjelasannya

Ketika tubuh mulai mengidap suatu penyakit, tentu kita harus mempertimbangkan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Misalnya, ketika terdiagnosis diabetes, kita tentu harus memilih makanan yang boleh dikonsumsi dan tidak dikonsumsi. Terlebih, penderita diabetes memiliki sederet pantangan makanan yang harus dipatuhi.

Bukan hanya jenis karbohidrat seperti nasi dan tepung, penderita diabetes juga memiliki pantangan untuk mengonsumsi beberapa jenis buah.

Salah satu makanan yang sering ditanyakan apakah boleh dikonsumsi atau tidak bagi penderita diabetes adalah durian.

Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Durian?

Salah satu buah yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes adalah buah durian.

Dilansir dari Suara.com, Kamis (25/11/2021), menurut Ketua Umum PB PERKENI Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD, buah--meski menyehatkan, memiliki gula yang tinggi sehingga bisa membuat indeks glikemik penderita diabetes meningkat.

"Contoh saja misalnya ada durian, itu buah dia mengandung fitosterol yang bagus untuk kolesterol, tapi jangan lupa dia kalorinya tinggi sekali. Jadi bagi orang diabetes tetap tidak baik untuk mengonsumsi durian," jelasnya.

Pun dengan buah tinggi gula lainnya seperti nanas, apel, pisang, anggur hingga mangga. Bukan berarti dilarang, penderita diabetes hanya perlu menghindari mengonsumsi buah-buahan tersebut terlalu banyak.

"Jadi kita bisa memilih buah-buahan yang relatif tidak terlalu manis. Kalau kita mau mengonsumsi, jumlah yang relatif lebih banyak," katanya.

Sedangkan aturan makan untuk diabetes juga tidak bisa disamaratakan, mengingat setiap penderita diabetes punya kadar toleransi insulin yang berbeda.

Jadi biasanya, untuk makan mereka sudah diatur oleh dokter yang menanganinya.

"Jangan sampai kekurangan makan juga tidak bagus, jadi karena dari aspek jumlah ada ketentuannya. Jadi makanan yang baik makanan yang sesuai dengan yang sudah diporsikan pada masing-masing pasien," tutupnya.

Artikel Asli