Waspada! Sederet Risiko Darurat Penderita Hipertensi saat Cabut Gigi

Gaya Hidup | herstory | Published at Kamis, 11 November 2021 - 17:40
Waspada! Sederet Risiko Darurat Penderita Hipertensi saat Cabut Gigi

Selain sedang dalam kondisi tak sakit, prosedur lain sebelum cabut gigi adalah tekanan darah yang normal, sehingga bagi penderita hipertensi tak bisa langsung melakukan tindakan tersebut.

Dikutip dari unggahan drg. Irvanda Mulyaningsih pada laman media sosial instagram-nya (11/11/2021), mengatakan bahwa bagi yang memiliki riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi) ada baiknya untuk konsultasi terlebih dulu.

Hal ini karena terdapat beberapa faktor risiko yang dapat terjadi, sebab proses pencabutan gigi dapat memicu terjadinya peningkatan tekanan darah karena tiga hal:

  1. Kecemasan saat akan dilakukan pencabutan gigi.
  2. Tindakan tersebut akan menyebabkan nyeri dan merangsang sistem saraf simpatis yang mengatur tekanan darah.
  3. Penggunaan obat bius.

Mengingat tindakan tersebut dapat menaikkan tekanan darah, apabila terjadi peningkatan tekanan darah berlebih pada penderita hipertensi maka dapat memicu peningkatan risiko kejadian stroke.

Bukan cuma itu, terdapat beberapa risiko darurat lain bagi penderita hipertensi saat cabut gigi seperti perdarahan, angina pectoris, dan aritmia.

Kendati begitu, drg. Vanda juga menuliskan pasien hipertensi masih bisa menjalani proses pencabutan gigi dengan catatan maksimal 160/95 mmHg. Lantaran jika berada diatas angka itu akan sangat berisiko terjadi komplikasi pasca pencabutan.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menunda pencabutan gigi. Pasien dengan riwayat hipertensi sebaiknya harus mendapatkan pengobatan untuk mengatasi hipertensi terlebih dulu, sampai tekanan darahnya berada di angka normal.

Artikel Asli