5 Penyakit yang Rentan Dialami Anak-Anak

yesdok.com | Gaya Hidup | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 19:10
5 Penyakit yang Rentan Dialami Anak-Anak

Sistem kekebalan daya tahan tubuh anak-anak berbeda, belum sebaik orang dewasa. Hal inilah yang membuat anak rentan terserang berbagai penyakit. Itu mengapa para orang tua wajib memerhatikan kesehatan anak-anak. Berikut lima penyakit yang rentan dialami anak-anak:

Selesma

Selesma atau common cold (CC) tidak sama dengan flu atau ISPA. Selesma disebabkan oleh infeksi virus diantaranya virus parainfluenza, respiratory syncytial viruses (RSV), influenza, adenovirus, enterovirus tertentu, dan coronavirus sehingga riak memerlukan pengobatan antibiotik. Pada umumnya selesma dapat sembuh dengan sendirinya. Selesma lebih sering dialami oleh anak, balita dan bayi dibandingkan orang dewasa.

Cacar air

Cacar air paling banyak dialami oleh anak usia 5-9 tahun. Sekitar 90% kasus cacar air dialami oleh anak dibawah umur 10 tahun. Cacar air menular melalui percikan saluran nafas dan kontak langsung dengan cairan dari vesikel cacar air. Pada umumnya, cacar air dapat sembuh dengan baik, namun dapat dijumpai beberapa komplikasi meski jarang. Adapun komplikasi cacar air adalah infeksi kulit, pneumonia atau radang paru-paru, gangguan saraf pusat, kejang hingga gangguan imunitas.

Diare

Menurut WHO diare adalah kondisi dimana seseorang buang air besar dengan konsistensi lembek atau cair bahkan dapat berupa air saja. Frekuensi BAB nya menjadi lebih sering dari biasanya, tiga kali atau lebih dalam satu hari. Secara umum, penyebaran diare biasa terjadi melalui infeksi (kuman-kuman penyakit) seperti bakteri, virus, dan parasit. Biasanya menyebar melalui makanan/minuman yang tercemar atau kontak langsung dengan tinja penderita.

Penyebaran bisa juga terjadi karena menurunnya daya tahan tubuh yang disebabkan kurangnya asupan ASI kepada bayi sampai 2 tahun atau lebih. Kurang gizi/malnutrisi terutama anak yang gizi buruk juga akan mudah terkena diare.

Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah peradangan atau bengkak dan kemerahan pada konjungtiva (selaput bening yang menutupi bagian putih mata dan dalam kelopak mata. Konjungtivitis merupakan infeksi mata yang umum terjadi pada anak balita. Penyebabnya adalah alergi pada mata yang sensitif terhadap panas dan debu serta bakteri patogen.

Gondongan

Gondok atau gondongan pada anak-anak berusia 5-9 tahun merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Biasanya gondongan menyerang kelenjar penghasil air liur (saliva) yang terletak dekat telinga. Gondongan pada anak harus segera mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan penyakit serius lainnya seperti meningitis, encephalitis atau kehilangan pendengaran.

Meski bukan berarti Anda harus membatasi anak-anak untuk mengeksplorasi hal baru di sekitarnya. Sebagai orang tua Anda hanya perlu melakukan pengawasan dengan baik dan memenuhi kebutuhan asupan nutrisi dan gizinya agar imunitasnya meningkat sehingga mampu menangkal serangan penyakit.

(Foto: huffpost)

Artikel Asli