Amankah Berhenti Mengonsumsi Minyak Seutuhnya?

yesdok.com | Gaya Hidup | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 20:30
Amankah Berhenti Mengonsumsi Minyak Seutuhnya?

Semakin banyak orang yang menderita penyakit jantung dan tekanan darah. Orang-orang ini cenderung menghindari minyak tradisional dan beralih ke minyak zaitun atau minyak mustard untuk mengontrol kondisi tersebut.

Menurut para ahli, menghindari minyak sepenuhnya dapat membuat orang merasa lelah dan tidak sehat. Tubuh kita membutuhkan lemak. Otak kita, sistem neuron, saraf, dan sistem konduksi semuanya bekerja pada lemak. Jadi, seseorang harus mengonsumsi makanan seimbang, yang juga mengandung minyak, tetapi dalam jumlah terbatas. Tapi apakah imenghindari minyak dari diet Anda memiliki efek positif pada kesehatan Anda?

Seseorang harus menghindari lemak trans, yang ditemukan dalam makanan jalanan yang dimasak dengan minyak bekas, yang dipanaskan dengan api besar.

Seseorang dapat dengan aman mengonsumsi 2-3 sendok samin, minyak mustard atau minyak zaitun setiap hari. Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa minyak mustard adalah salah satu minyak terbaik untuk dikonsumsi menurut para ahli.

Mengapa Anda sebaiknya tidak harus benar-benar berhenti mengonsumsi minyak?

Makan makanan tanpa minyak bisa membuat seseorang kehilangan berat badan, merasa lelah dan tidak enak badan karena kehilangan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, yaitu lemak.

Diet mode menempatkan tubuh terlalu ekstrem dapat menjadikan banyak stres, meski membuat seseorang kehilangan berat badan. Diet menciptakan tekanan yang tidak diinginkan, oleh karena itu sebaiknya tidak dapat diikuti dalam jangka panjang. Para ahli mengatakan ada tiga minyak terbaik untuk memasak.

1. Minyak zaitun

Minyak ini kaya akan vitamin E, yang merupakan antioksidan. Asam utama minyak adalah lemak tak jenuh tunggal, yang juga disebut asam oleat dan memiliki sifat antikanker dan anti-inflamasi.

Minyak zaitun mengandung senyawa antioksidan yang disebut oleocanthal dan oleuropein. Ini dapat membantu mencegah kolesterol LDL (jahat) dari oksidasi. Minyak zaitun memiliki senyawa yang menyehatkan jantung dan membantu mencegah kondisi seperti obesitas, sindrom metabolik, dan diabetes tipe 2.

2. Minyak mustard

Minyak mustard kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal, yang membuatnya baik untuk kesehatan jantung. Kandungannya memiliki sifat anti-inflamasi, yang menjadikannya pilihan yang sehat untuk memasak. Tetapi orang harus memastikan untuk tidak menggunakan kembali minyak yang telah dipanaskan pada suhu tinggi.

3. Minyak samin

Ghee atau dikenal sebagai minyak samin adalah sumber yang kaya akan antioksidan, vitamin, dan lemak sehat. Sementara lemak harus dikonsumsi dalam jumlah sedang, penelitian menunjukkan bahwa makan makanan berlemak seperti ghee dapat membantu menyerap vitamin dan mineral penting dari makanan. Dengan demikian, memasak makanan dalam ghee dapat membantu Anda menyerap lebih banyak nutrisi dari makanan.

(Foto : pixabay)

Artikel Asli