Awas Kolesterol Tinggi! Cek Kadar Kolesterol Selagi Muda

bisnis.com | Gaya Hidup | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 20:28
Awas Kolesterol Tinggi! Cek Kadar Kolesterol Selagi Muda

Bisnis.com , JAKARTA - Kadar kolesterol tinggi dalam darah bisa membahayakan kesehatan. Salah satunya memicu serangan jantung. Kapan waktu yang tepat untuk cek kolesterol?

Ada banyak faktor yang mengakibatkan tingkat kolesterol dalam darah menjadi tinggi atau rendah. Seiring berubahnya gaya hidup masyarakat, gangguan kolesterol tak hanya dialami oleh orang tua, tetapi anak muda.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Vito A. Damay menyarankan setiap orang mengecek kadar kolesterol melalui tes darah selagi muda.

"Sebaiknya periksa kadar kolesterol sejak usia 20 tahunan. Pasalnya, jantung bekerja sejak seseorang berada dalam kandungan hingga akhir hayat. Sebab itu, pastikan pembuluh darah yang menjadi saluran peredaran darah dari jantung ke seluruh tubuh dan sebaliknya, tetap lancar tanpa sumbatan," ujarnya seperti dilansir dari Tempo.co, Minggu (10/10/2021).

Dia menuturkan segala penyakit yang berhubungan dengan gangguan pada pembuluh darah dan berujung pada penyakit jantung, misalnya kolesterol, hipertensi, diabetes, dan lainnya.

Parahnya, kata dia, penyakit-penyakit ini muncul tanpa gejala.

"Jika tidak diperiksa, enggak bakal ketahuan," kata Vito dalam diskusi daring bersama Yayasan Jantung Indonesia beberapa waktu lalu.

Vito menyarankan pemantauan kadar gula darah, kolesterol, dan tekanan darah dilakukan sejak muda. Menurutnya, pemeriksaan kondisi tubuh sejak dini merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga kesehatan.

Dia menceritakan ada orang yang dalam usia 33 tahun sudah menjalani operasi jantung untuk memasang tiga stent atau ring jantung.

Menurutnya, pasien tersebut tidak bisa berjalan terlalu jauh karena tidak kuat. Jalan dalam jarak dekat pun kelelahan atau merasa ngos-ngosan.

Untuk mencegah gangguan pada pembuluh darah dan penyakit jantung, dia mengajak setiap orang menjaga kesehatan dengan makan makanan bergizi, menghindari gula, garam, dan lemak berlebihan, serta aktif bergerak. Penting juga supaya rutin memeriksakan kondisi kesehatan dengan berkonsultasi ke dokter.

"Ingat kualitas hidup. Obat jantung juga tidak murah, waktu bersama keluarga, dan selama kita sehat tidak bisa diganti dengan uang," imbuhnya.

Artikel Asli