Sejarah Hari Kesehatan Mental Sedunia, Setiap 10 Oktober

bisnis.com | Gaya Hidup | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 10:51
Sejarah Hari Kesehatan Mental Sedunia, Setiap 10 Oktober

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap 10 Oktober setiap tahunnya, dirayakan sebagai hari kesehatan mental sedunia.

Dikutip dari wikipedia, hari Kesehatan mental Sedunia adalahhari antarbangsauntuk pendidikankesehatan mental,kesadaran, dan pembelaan dunia melawanstigma sosial.

Hari ini pertama kali dirayakan pada tahun 1992 atas prakarsaFederasi Dunia untuk Kesehatan Mental, sebuah organisasi kesehatan mental dunia dengan anggota dan kontak di lebih dari 150 negara.[2]Setiap Oktober pada hari ini, ribuan pendukung datang untuk merayakanprogram kesadarantahunan ini untuk memberikan perhatian pada kesehatan mental dan pengaruhnya yang besar terhadap kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Hari ini merupakan bagian dari minggu kesadaran di beberapa negara, sepertiMinggu Kesehatan Mentaldi Australia.

Sejarah

Hari Kesehatan Mental Sedunia dirayakan untuk pertama kalinya pada 10 Oktober 1992 atas prakarsa Wakil Sekretaris Jenderal Richard Hunter. Hingga tahun 1994, hari ini tidak memiliki tema khusus selain menggalakkan pembelaan kesehatan mental secara umum dan mendidik masyarakat.

Pada tahun 1994, Hari Kesehatan Jiwa Sedunia untuk pertama kalinya dirayakan dengan tema atas saran Sekretaris Jenderal Eugene Brody. Temanya adalah Meningkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia.

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia didukung olehWHOmelalui peningkatan kesadaran mengenai masalah kesehatan mental menggunakan hubungan yang kuat dengan Kementerian Kesehatan dan pertubuhan masyarakat madani di seluruh dunia. WHO juga mendukung pengembangan bahan teknis dan komunikasi.

Mengutip WHO, tujuan keseluruhan dari Hari Kesehatan Mental Sedunia adalah untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kesehatan mental di seluruh dunia dan untuk memobilisasi upaya dalam mendukung kesehatan mental.

Hari ini memberikan kesempatan bagi semua pemangku kepentingan yang menangani masalah kesehatan mental untuk berbicara tentang pekerjaan mereka, dan apa lagi yang perlu dilakukan untuk membuat perawatan kesehatan mental menjadi kenyataan bagi orang-orang di seluruh dunia.

Artikel Asli