Bukannya Membunuh Bakteri, Ini 4 Bahaya Memakai Hand Sanitizer Jika Berlebihan

Gaya Hidup | herstory | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:00
Bukannya Membunuh Bakteri, Ini 4 Bahaya Memakai Hand Sanitizer Jika Berlebihan

Hand sanitizer kini menjadi barang yang perlu kita bawa kemanapun kita pergi. Selain untuk membunuh bakteri, hand sanitizer juga berfungsi untuk membunuh virus covid-19.

Hand sanitizer yang mengandung alkohol di bawah 70 persen biasanya tidak efektif untuk membasmi kuman dan bakteri di tangan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyarankan agar kita menggunakan sabun dan air mengalir untuk mencuci tangan.

Penggunaan hand sanitizer bisa dilakukan jika memang air dan sabun tidak tersedia. Jadi, penggunaan hand sanitizer bukan solusi jangka panjang untuk membersihkan tangan.

Kita tidak bisa menggunakan hand sanitizer saat tangan terlalu kotor atau berminyak karena bakteri masih bisa menempel di celah-celah tangan kita. Selain itu, pembersih tangan berbasis alkohol juga tidak bisa menyingkirkan norovirus yang merupakan penyebab umum flu perut.

Hand sanitizer juga tidak bisa menghilangkan bahan kimia berbahaya di tangan, seperti pestisida dan logam berat.

Walaupun ampuh membunuh kuman dan bakteri yang ada di tangan, ada hal penting yang perlu diketahui, penggunaan hand sanitizer yang berlebihan bisa memicu bahaya yang serius lho.

Kira-kira apa saja bahaya yang terjadi ya? Yuk, simak penjelasan berikut ini, dilansir dari berbagai sumber, Rabu (6/10/2021).

Dampak Penggunaan Hand Sanitizer yang Berlebihan

1. Iritasi Kulit

Penggunaan pembersih tangan yang berlebihan, yang mengandung bahan kimia seperti alkohol, klorheksidin, kloroksilenol, dan triclosan, dapat menyebabkan iritasi karena menghilangkan minyak alami kulit.

Ketika kelembapan alami kulit terganggu, kulit justru akan menjadi lebih rentan terhadap bakteri.

2. Kulit Kering dan Pecah-Pecah

Alkohol yang terkandung dalam pembersih tangan, termasuk isopropil, etanol, dan n-propanol, dapat mengeringkan dan merusak sel-sel kulit.

Bila ini terjadi, risiko terkena dermatitis kontak lebih tinggi.

3. Resistensi Antibiotik

Ada bahan aktif dalam pembersih tangan yang disebut triclosan, yang bertanggung jawab atas perkembangan bakteri resisten antibiotik.

Ketika menggunakan pembersih tangan terlalu sering, bakteri dan patogen lainnya mulai membangun resistensi terhadap antibiotik, membuat kamu akan lebih berisiko terkena infeksi.

4. Bahan Berbahaya yang Tidak Diketahui

Banyak pembersih tangan dibuat dengan wewangian kimia, yang tidak disebutkan oleh beberapa produsen pada labelnya.

Wewangian ini dapat mengiritasi kulit sensitif dan menyebabkan reaksi alergi, serta menyebabkan gangguan hormon dalam tubuh.

5. Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Tubuh manusia yang terpapar lingkungan bersih sejak dini dapat memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah di kemudian hari.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kadar triclosan yang tinggi pada anak-anak dan remaja membuat mereka rentan terhadap alergi dan demam.

Itulah beberapa bahaya menggunakan hand sanitizer terlalu berlebihan. Jangan terlalu sering ya Moms!

Beauty, suka topik artikel dari HerStory? Baca informasi menarik seputar wanita dan juga working moms lainnya di herstory.co.id segera, ya!

Artikel Asli