Kekurangan Vitamin D, Perempuan Lebih Berisiko Terkena Kanker Payudara

Gaya Hidup | bisnis.com | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 02:31
Kekurangan Vitamin D, Perempuan Lebih Berisiko Terkena Kanker Payudara

Bisnis.com, JAKARTA Untuk dapat berfungsi dengan baik, tubuh membutuhkan nutrisi yang baik, salah satunya adalah Vitamin D. Vitamin ini dapat larut dalam lemak, yang artinya dapat disimpan dalam tubuh untuk waktu yang lama.

Tidak hanya baik untuk penyerapan kalsium dalam tubuh serta mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, Vitamin D menawarkan beragam manfaat lainnya seperti mengurangi risiko penyakit diabetes, multiple sclerosis, depresi hingga preeklamsia.

Tampaknya, manfaat dari Vitamin D tidak pernah berakhir. Dalam sebuah studi terbaru, para peneliti telah menunjukkan satu lagi manfaat Vitamin D bagi kesehatan wanita.

Seperti dilansir dari Eat This, Selasa (5/10/2021), tiga peneliti genetika dan biokimia di Pakistan dalam studi terbaru mereka menyatakan bahwa wanita Pakistan berisiko tinggi terkena kanker payudara. Mereka juga mencatat bahwa kekurangan Vitamin D adalah faktor penyumbang yang diabaikan terhadap penyakit, meskipun ada hubungan yang kuat.

Dalam edisi baru jurnal peer-review, Nutrition and Cancer, para peneliti melibatkan 154 wanita yang telah didiagnosis menderita kanker payudara, dan 248 dipilih secara acak untuk kelompok kontrol.

Para peneliti mencatat, bahwa dari 402 wanita ini, 51,5 persen benar-benar tidak mengetahui tingkat Vitamin D mereka. Di antara wanita yang tidak menyadari asupan vitamin D mereka dengan mereka yang memiliki kesadaran, para peneliti mencatat insiden kanker payudara yang lebih tinggi di antara mereka yang sama sekali tidak yakin dengan asupan Vitamin D mereka.

Setelah analisis, tim menemukan beberapa tren yang berwawasan luas. Mereka menemukan bahwa wanita berusia 41 hingga 50 tahun paling rentan terhadap kekurangan vitamin D.

Menariknya, wanita di kota 12 persen lebih mungkin menderita kekurangan vitamin D dibandingkan wanita yang tinggal di daerah pedesaan.

Penjelasan yang mungkin untuk ini mungkin paparan sinar matahari di luar ruangan yang lebih besar, yang memicu tubuh untuk memproduksi Vitamin D. Mungkin yang lebih penting, tingkat Vitamin D yang lebih tinggi di kalangan wanita pedesaan mungkin menyoroti pentingnya memiliki akses ke makanan segar dan bergizi, berkat kedekatannya dengan pertanian.

Dalam penelitian ini, para peneliti mengambil kesimpulan bahwa kekurangan Vitamin D merupakan faktor yang sangat berkontribusi untuk kanker payudara. Oleh karena itu, mereka menyarankan agar setiap wanita harus menyadari pentingnya Vitamin D dan harus mempertahankan tingkat vitamin yang sangat penting ini.

Artikel Asli