Tata Cara Shalat Hajat Rebo Wekasan

Gaya Hidup | inewsid | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 00:05
Tata Cara Shalat Hajat Rebo Wekasan

JAKARTA, iNews.id - Tata Cara Shalat Hajat Rebo Wekasan atau Shalat Lidaf'il Bala dilakukan dua rakaat.

Shalat hajat lidaf'il bala merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dikerjakan pada Rebo Wekasan.

Tujuannya memohon kepada Allah SWT agar dijauhkan dan dihindarkan dari berbagai bala bencana.

Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan adalah Rabu terakhir di bulan Safar. Rabu Wekasan jatuh pada Rabu, 6 Oktober 2021 bertepatan tanggal 26 Safar 1442 Hijriah. Sebagian masyarakat Nusantara, khusunya di Jawa, melakukan ritual khusus untuk menolak bala' atau musibah.

Dikutip dari @ulamagaleri, Bulan Safar dalam pandangan Islam, itu sama dengan bulan lainnya. Bukan bulan bala atau bulan yang penuh musibah dan lain-lainnya. Namun menurut sebagian ulama ahli ma'rifat dari golongan ahli mukasyafah dalam kitab Kanzun Najah Wassurur karya Syekh Abdul Hamid Al Qudsy, menerangkan bahwa

Setiap tahun Allah menurunkan bala ke dunia sebanyak 320.000 macam bala (malapetaka) untuk satu tahun. Tepatnya bala itu turun pada Rabu terakhir dari bulan Shafar atau yang terkenal dengan sebutan Rebo Wekasan untuk satu tahun ke depan.

Ada beberapa amalan yang bisa dilakukan Muslim di Rabu Wekasan. Amalan ini bukan bersifat wajib atau sunah namun anjuran.

Berikut Niat dan Tata Cara Shalat Rebo Wekasan:

1. Shalat hajat lidaf'il bala

Sholat ini dilaksanakan empat rokaat, baik dengan dua tahiyyat satu salam, dengan niat:


.
atau dua tahiyyat dua salam, dengan niat:

Setelah membaca Al-Fatihah, kemudian membaca Surat Al-Kautsar 17x, Surat Al-Ikhlash 5x, Surat Al-Falaq 1x dan Surat An-Nas 1x.
(Hal ini dilakukan tiap rokaat. Artinya tiap rokaat membaca semua surat tersebut).

2. Membaca Doa Tolak Bala

Selesai sholat empat rokaat, kemudian membaca Doa ini:

. . . . .

Dalam kitab Mujarrabat al-Dairabi al-Kabir yang berbunyi, sebagian orang-orang yang marifat kepada Allah menyebutkan, bahwa dalam setiap tahun akan turun tiga ratus dua puluh ribu malapetaka, semuanya terjadi pada Rabu terakhir bulan Shafar, sehingga hari tersebut menjadi hari tersulit dalam hari-hari tahun itu.

Dalam kitab itu disebutkan, barangsiapa yang menunaikan shalat pada hari itu sebanyak 4 rakaat, dalam setiap rakaat membaca al-Fatihah 1 kali, Surat al-Kautsar 17 kali, surat al-Ikhlash 15 kali dan muawwidzatayn 1 kali, lalu berdoa dengan doa berikut ini, maka Allah akan menjaganya dari semua malapetaka yang turun pada hari tersebut.

Hukum shalat tolak bala

Berkaitan dengan shalat khusus tolak bala di Rabu wekasan, para ulama menyatakan tidak ada dalil yang masyru'ah atau dalil syar'i yang mensyaratkan dilaksanakan shalat sunah tersebut.

Dikutip dari laman PISS-KTB, pendiri NU, Hadratus Syaikh KH Hasim Asyari menyatakan tidak boleh melaksanakan shalat Rebo Wekasan. Sebab, tidak ada dalil dalam syara dan tidak ada dalil syari.

Syaikh Zainuddin Al-Malibari seperti dikutip dari @ushul_fikih, menganggap shalat Rebo Wekasan adalah bidah namun tetap memberi solusi jalan tengah dengan menggantinya dengan salat sunah mutlak.

Syeikh Ibnu Hajar Al Maliki dalam kitab Irsyadul Ibad yang mengatakan bahwa hal itu juga termasuk Bidah madzmumah (tercela).

Maka bagi orang yang ingin melaksanakan sholat tersebut sesuai dengan tuntunan syeikh Al-Kamil Farid Ad-Din dalam kitab Jawahir Al-Khamis hendaknya berniat melaksanakan sholat sunnah mutlak dimana sholat mutlak adalah sholat yang tidak dibatasi oleh waktu, sebab dan bilangannya.

Wallahu A'lam

Artikel Asli