Taqy Malik Dituding Bawa Kabur Uang Jamaah Umrah, Begini Penjelasan Manajemen Travel

tabloidbintang | Gaya Hidup | Published at Jumat, 17 September 2021 - 21:45
Taqy Malik Dituding Bawa Kabur Uang Jamaah Umrah, Begini Penjelasan Manajemen Travel

Di tengah heboh kabar tuduhan penyimpangan seksual ditujukan ke ayahnya, Taqy Malik disorot soal isu membawa kabur atau menggelapkan dana umrah milik jamaah di perusahaanTaqychan Travel.Isu penggelapan dana tersebut ramai dibahas setelah Adam Deni mengunggah tangkapan layar berisi keluhan calon jamaah umroh Taqy Malik di akun Instagram miliknya. Jamaah tersebut mengeluhkan proses pengembalian dana umroh yang batal berangkat, hingga kini belum ada kejelasan.

Mengenai tuduhan penggelapan uang jamaah umrah, Taqychan Travel buka suara. Executive Direktur Operasional, Wisnu Wibowo mewakili perusahaan membantah Taqy Malik melakukan penggelapan dana.Tentang Travel umrahnya, Ustaz Taqy sebagai komisaris, jadi tidak terlibat langsung operasional," ujar Wisnu Wibowo kepada wartawan melalui telepon, baru-baru ini.

Wisnu Wibowo menerangkan, dana umrah jamah pasti dikembalikan sesuai prosedur perusahaan. Jika ada yang ingin mengajukan pengembalian uang, Wisnu mengatakan pihak travel sangat terbuka.

Wisnu juga bertanggungjawab terhadap jamaah yang belum berangkat terkendala situasi Pandemi Covid-19. Jamaah dipastikan akan diberangkatkan umrah jika situasi memungkinkan.

"Jamaah yang tertunda di Maret tahun lalu harusnya berangkat di Maret akhir, tapi karena pertengahan sudah pandemi dan umrah dilarang berangkat, kita tunda menunggu situasi membaik," kata Wisnu Wibowo.

"Untuk kesulitan mungkin ada beberapa jamaah yang tidak update info. Kami sempat berhenti operasional termasuk mungkin travel umrah lain. Namun, bagi yang ingin refund karena kondisi tidak menentu, tetap diproses, karena hal-hal teknis memang ada beberapa yang memerlukan waktu dan alhamdulillah sebagian atau hampir keseluruhan yang refund sudah diselesaikan, bahkan oleh Ustaz Taqy sendiri sebagai komisaris," pungkas Wisnu.

Jumlah jamaah yang tertunda berangkat pada Maret 2020 adalah 71 orang. Menurut Wisnu, pada Rabu, 15 September 2021 sudah ada 56 calon jamaah yang dananya sudah dikembalikan.

(pri)

Artikel Asli