Sering Terbangun Dini Hari? Awas, Bisa Jadi Tanda Gejala Diabetes!

bisnis.com | Gaya Hidup | Published at Kamis, 16 September 2021 - 15:17
Sering Terbangun Dini Hari? Awas, Bisa Jadi Tanda Gejala Diabetes!

Bisnis.com , JAKARTA Setiap orang seringkali terbangun satu atau dua kali di malam hari untuk minum atau menggunakan toilet. Itu adalah suatu hal yang biasa bagi setiap orang. Namun, kejadian tersebut berbeda dengan penderita diabetes.

Tubuh menggunakan glukosa untuk menghasilkan energi dan memerlukan energi ekstra untuk bangun di pagi hari. Pada saat yang sama, hati juga ikut melepaskan glukosa ekstra dalam aliran darah. Fenomena ini biasanya terjadi dini hari sekitar pukul 2 hingga 3 pagi.

Di saat yang bersamaan pula, dosis obat diabetes yang diminum sehari sebelumnya mulai berkurang dan menyebabkan kenaikan kadar gula darah saat dini hari.

Umumnya, penderita diabetes bangun hampir setiap malam pada waktu yang sama, sekitar jam 3 dini hari lantaran mengalami lonjakan kadar gula darah yang tiba-tiba. Ada dua alasan apabila penderita mengalami hal itu, yakni antara mengalami efek Somogyi atau fenomena fajar (dawn).

Lalu, apa itu efek Somogyi dan fenomena fajar serta bagaimana cara membedakan keduanya? Berikut adalah penjelasan efek Somogyi dan fenomena fajar dilansir dari Times of India:

Efek Somogyi atau hiperglikemia rebound merupakan fenomena yang terjadi ketika kadar gula darah turun terlalu rendah di tengah malam.

Untuk menahan Anda dari tingkat gula yang sangat rendah, tubuh melepaskan hormon yang memaksa hati untuk melepaskan glukosa yang disimpan untuk menstabilkan jumlah glukosa dalam tubuh. Namun dalam kasus diabetes, hati melepaskan beberapa glukosa ekstra yang menyebabkan kadar gula darah tinggi di pagi hari.

Salah satu cara paling mudah untuk mengetahui apakah lonjakan kadar gula darah akibat efek Somogyi adalah dengan memeriksa kadar gula darah sebelum tidur dan setelah bangun tidur.

Jika kadar gula darah rendah di malam hari, maka itu karena efek Somogyi. Sedangkan jika normal atau tinggi bisa jadi karena fenomena fajar.

Lebih lanjut, hal lain yang perlu diingat adalah bahwa efek Somogyi dapat terjadi kapan saja sepanjang hari ketika tubuh memiliki kadar gula darah yang tinggi.

Anda dapat mengontrol kadar gula darah di pagi hari dengan berkonsultasi dengan dokter. Konsultasi ini memungkinkan Anda mendapatkan resep obat untuk mengendalikan kadar gula darah.

Jika Anda yakin mengalami efek Somogyi, Anda bisa melakukan cara berikut:
- Kurangi takaran obat diabetes di malam hari
- Menambahkan camilan yang mengandung karbohidrat sebelum tidur
- Mengubah jadwal olahraga

Sedangkan untuk fenomena fajar, Anda bisa melakukan cara berikut:
- Mengubah waktu atau jenis obat diabetes
- Makan sarapan yang lebih ringan
- Tingkatkan dosis obat pagi.

Artikel Asli