Paparan Sinar Biru dari Gadget Memicu Kerusakan Kulit

limapagi.id | Gaya Hidup | Published at Kamis, 16 September 2021 - 09:10
Paparan Sinar Biru dari Gadget Memicu Kerusakan Kulit

LIMAPAGI - Zaman semakin canggih membuat banyak orang menghabiskan waktu bekerja atau kegiatan lain di depan gadget. Tahukah kamu, kalau gadget bisa memancarkan sinar biru dan efeknya memicu kerusakan kulit hingga membuat wajah cepat keriput.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Dirangkum dari laman Times of India, Konon yang menyebabkan kerusakan sel-sel kulit adalah cahaya berfrekuensi tinggi (HEV) yang juga dikenal sebagai sinar biru yang dipancarkan oleh perangkat elektronik.

Lampu HEV memiliki frekuensi lebih tinggi, meliputi lampu tabung, semua jenis gadget, tablet, hingga komputer. Namun risiko kerusakan sel kulit dari laptop dan layar ponsel lebih tinggi karena posisinya dekat dengan wajah dibandingkan dengan gadget lain.

Masalah serius

Beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa sinar biru berbahaya bagi kulit dan dapat menyebabkan beberapa kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.

Sebelumnya, diperkirakan bahwa sinar biru hanya dapat menyebabkan sulit tidur dan mempengaruhi penglihatan. Dampaknya pada kulit baru-baru ini ditemukan.

Sinar biru dapat menghancurkan kolagen yang menyebabkan stres oksidatif. Artinya, Ketika bahan kimia yang ada di kulit kita menyerap cahaya biru, terjadi reaksi yang mengarah pada produksi molekul oksigen yang tidak stabil yang merusak kulit. Mereka menyebabkan lubang kecil di kolagen yang membuat kamu terlihat lebih tua.

Studi juga menunjukkan bahwa cahaya biru juga dapat menyebabkan hiperpigmentasi (perubahan warna kulit). Masalah ini umum terjadi pada orang dengan kulit sedang hingga gelap, sedangkan orang dengan kulit putih relatif tidak terpengaruh.

Artikel Asli