Begini Asal-usul Julukan Lord Adi untuk Suhaidi Jamaan di Masterchef Indonesia

tabloidbintang | Gaya Hidup | Published at 16/09/2021 00:15
Begini Asal-usul Julukan Lord Adi untuk Suhaidi Jamaan di Masterchef Indonesia

Suhaidi Jamaan atau Lord Adi mendapat tempat di hati penggemarnya meski gagal menjadi juara Masterchef Indonesia season 8. Lord Adi tersingkir di babak tiga besar setelah dikalahkan Nadya saat mendapat tantangan membuat dessert oleh dewan juri.

Sikap arogan dan apa adanya yang ditonjolkan justru membuatnya mudah dikenali. Hal tersebut dimaklumi penonton karena kepiawaiannya saat memasak. Namun, bagi yang tak mengikuti kontes Masterchef Indonesia, penasaran darimana julukan Lord Adi itu muncul dan disematkan kepada kontestan asal Sumatera Barat itu.

Saat menjadi bintang tamu di podcast kanal YouTube milik Deddy Corbuzier, Lord Adi menduga julukan itu diberikan sejak ia menyela permintaan juri. Lord Adi meminta waktu memasak dipersempit dari ketentuan juri.

"Itulah, gue pun sebenarnya kurang pasti (yakin). Pasalnya waktu itu there's one time gue itu menantang juri," kata Lord Adi di YouTube belum lama ini.

Petani cabai dengan penghasilan rata-rata Rp 2 juta itu kemudian menceritakan ia menginterupsi juri, meminta untuk memangkas waktu memasak yang awalnya 60 menit. Karena waktu 60 menit memasak bubur baginya terlalu lama.

"Juri kasih 60 minute, and then I want it shorter than that, for me terlalu panjang kan. Itulah awal dari semuanya," jelas Lord Adi.

Dari momen tersebut, penonton yang awalnya menilai sebagai sosok arogan, mulai berpikir Suhaidi Jamaan kontestan yang memang jago memasak.

Dalam kontes Masterchef Indonesia season 8 di RCTI, Lord Adi sosok yang paling menyedot perhatian penonton. Sejak masuk babak 10 besar, banyak yang menduga Lord Adi akan menjadi The Next Masterchef, sebelum akhirnya tersingkir di tantangan dessert.

Darimana Lord Adi belajar memasak? sebelum mengikuti MasterChef Indonesia, Lord Adi menimba ilmu memasak dari chef ternama asal Italia, Chef Ricky Parlanti ketika dia bekerja di Malaysia.

Artikel Asli