Mengenang Kang Ibing Pelawak Sunda Legendaris Era 1970-an, Identik dengan Peran Si Kabayan

inewsid | Gaya Hidup | Published at 15/09/2021 10:29
Mengenang Kang Ibing Pelawak Sunda Legendaris Era 1970-an, Identik dengan Peran Si Kabayan

JAKARTA, iNews.id - Nama Kang Ibing telah menjadi legenda di dunia lawak Indonesia. Pemilik nama asli Raden Aang Kusmayatna Kusiyana Samba Kurnia Kusumadinata ini adalah pelawak terkenal era 1970-an asal Tanah Pasundan.

Sebagai seorang pelawak, Kang Ibing tergabung dalam grup lawak Aom Kusman dan Suryana Fattah. Dia mulai terkenal di dunia hiburan lewat peran Kabayan dalam film Si Kabayan yang tayang pada 1975.

Dalam film garapan Sofyan Sharna itu, Kang Ibing beradu akting dengan Lenny Marlina yang berperan sebagai Iteung. Usai peran Si Kabayan, pria kelahiran 20 Juni 1946 ini pun kembali membintangi sejumlah film Tanah Air bersama pelawak-pelawak Indonesia lainnya.

Film-film Kang Ibing di era 1970-an yakni Ateng The Godfather (1976), di mana dia bermain bersama Ateng dan Iskak, dan Bang Kojak (1977). Kang Ibing juga kembali membintangi film Kabayan di tahun 1989 berjudul Si Kabayan dan Gadis Kota.

Dalam film tersebut, peran Kabayan sudah digantikan oleh Didi Petet. Sementara Kang Ibing yang tetap menjadi Kang Ibing di film ini, beradu akting dengan Paramitha Rusady dan Meriam Bellina.

Kang Ibing tetap aktif di industri film Indonesia hingga era 1990-an. Beberapa filmnya di era itu yakni Boss Carmad (1990), Komar Si Glen Kemon Mudik (1990), Warisan Terlarang (1990), dan Di Sana Senang Di Sini Senang (1990).

Selain menjadi seorang aktor dan pelawak, Kang Ibing juga pernah aktif sebagai seorang penyiar radio. Sebelum meninggal dunia, Kang Ibing juga merupakan seorang dai kondang di Jawa Barat.

Sebagai seorang penceramah, Kang Ibing bahkan sudah melanglang buana ke berbagai kota di Indonesia hingga ke luar negeri. Terakhir, dia diundang menjadi penceramah di Korea Selatan, sebelum berpulang ke pangkuan Ilahi pada 2010.

Kang Ibing meninggal dunia pada 19 Agustus 2010. Anak kandung Kang Ibing, Mega Nanda, mengatakan, sang ayah meninggal di usia 64 tahun.

Bapak tuh meninggal 2010, 19 Agustus jam 19.40 WIB di RS Al Islam. Sehat, cuma diagnosanya dari umur 45 tahun sudah jantung, ujar Mega Nanda, dikutip dari kanal YouTube Ruangkreasi TV, Rabu (15/9/2021).

Dikdik menceritakan, sebelum meninggal dunia, Kang Ibing masih dalam kondisi sehat. Dia bahkan sempat mengecat rumah di Sumedang dan membeli tahu. Sepulang dari Sumedang ke Bandung, Kang Ibing tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri.

Kalau dibilang Kang Ibing sakit atau apa, enggak ada. Cuma memang ada penyakit bawaan yaitu jantung, ujarnya. Kepergian Kang Ibing juga meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak.

Artikel Asli