Sering Alami Migrain? Hati-hati, Bisa Mengancam Jiwa Lho, Yuk Kenali Tanda-tandanya!

herstory | Gaya Hidup | Published at 14/09/2021 15:00
Sering Alami Migrain? Hati-hati, Bisa Mengancam Jiwa Lho, Yuk Kenali Tanda-tandanya!

Setiap orang tentu pernah mengalami sakit kepala. Jenis sakit lepala juga berbeda-beda, mulai dari migrain, sakit kepala alergi sinus, sakit kepala hormon, sakit kepala kafein, sakit kepala pasca-trauma, sakit kepala rebound, dan sakit kepala hipertensi.

Sebagian besar orang pasti pernah mengalami salah satu jenis sakit kepala, termasuk migrain. Migrain merupakan jenis sakit kepala yang umumnya hanya terjadi pada satu sisi kepala dan bisa diikuti rasa nyeri yang bisa berlangsung selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari.

"Kondisi ini sering ditandai dengan rasa sakit di satu sisi kepala yang menyebabkan mual, perubahan visual, seperti lampu berkedip," kata Ross Perry dikutip dari Express.

Kekhawatiran tentang sakit kepala pun kini meningkat signifikan sejak kondisi ini masuk dalam daftar gejala virus corona Covid-19 secara resmi.

Mengutip dari laman sindikasi Suara.com (14/9/2021), sebagian besar sakit kepala dianggap sebagai sakit kepala primer, yang artinya kondisi tersebut tak terkait dengan masalah kesehatan mendasar lainnya.

Namun, badan kesehatan menekankan bahwa sangat penting untuk mengidentifikasi 10 persen pasien sakit kepala yang berada dalam bahaya mengancam jiwa.

Sakit kepala yang mengancam jiwa akan disertai dengan tanda-tanda lain. Menurut Ross Perry, kamu harus segera mencari pertolongan medis bila mengalami salah satu gejala ini ketika sakit kepala.

  1. Leher kaku
  2. Bicara cadel
  3. Bingung
  4. Muntah
  5. Demam lebih dari 38 derajat celsius
  6. Kehilangan penglihatan
  7. Kelumpuhan

Meskipun sakit kepala sekunder jarang terjadi, kondisi ini biasanya membutuhkan diagnosis dan pengobatan segera. Sebab, penundaan bisa meningkatkan risiko kematian mendekati 50 persen.

Seorang Profesor Harvard mengatakan bahwa migrain berasal dari interaksi antara saraf trigeminal yang mendeteksi sensasi dari kepala dan saraf wajah, serta membrane peka rasa sakit yang mengelilingi otak.

"Migrain disebabkan oleh kejang pembuluh darah di daerah otak atau leher. Penyebabnya tak diketahui, tapi sering diperparah dengan stres, alkohol, dan dehidrasi," katanya.

Langkah utama untuk menghentikan timbulnya migrain adalah jangan menggunakan gadget atau laptop di ruang gelap. Itulah satu-satunya pengobatan yang menggunakan analisis dan istirahat di ruangan gelap.

Beauty, suka topik artikel dari HerStory? Baca informasi menarik seputar wanita dan juga working moms lainnya di herstory.co.id segera, ya!

Artikel Asli