Antisipasi Klaster Wisata, Disparbud Jabar: Jangan Terjebak Euforia

okezone | Gaya Hidup | Published at 13/09/2021 03:50
Antisipasi Klaster Wisata, Disparbud Jabar: Jangan Terjebak Euforia

DINAS Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat mengantisipasi dampak peningkatan kunjungan ke tempat pariwisata pada masa pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan penularan Covid-19.

Disparbud bersama Dinas Kesehatan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jawa Barat memantau penerapan protokol kesehatan serta melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi penularan Covid-19 di tempat-tempat wisata guna menekan risiko penularan Covid-19 dalam kegiatan pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan bahwa operasi pemantauan protokol kesehatan dan pemeriksaan Covid-19 menyasar 11 daerah pelaksana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2 menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2021 yang berlaku 7 sampai 13 September 2021.

Daerah sasaran operasi meliputi Ciamis, Garut, Subang, Purwakarta, Majalengka, Pangandaran, Indramayu, Sukabumi, Karawang, Kuningan, dan Cianjur.

Infografis Tips Traveling

Operasi gabungan sudah dimulai dari Sabtu kemarin. Hari ini ini berlanjut secara serentak. Kami antisipasi lonjakan pengunjung yang bisa mengabaikan protokol kesehatan. Imbauan dari Gubernur Jabar kan jangan terjebak euforia, kata Dedi.

Menurut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), tempat wisata di daerah PPKM Level 2 dapat dibuka dengan syarat protokol kesehatan diterapkan dan pengunjung dibatasi maksimal 25 persen dari kapasitas tempat.

 

Berdasarkan laporan sementara, peningkatan pengunjung tempat wisata di daerah PPKM Level 2 tidak terlalu signifikan dan protokol kesehatan secara umum sudah dijalankan di tempat-tempat wisata.

Artikel Asli