Ritual Minta Hujan di India, Anak Perempuan Ditelanjangi lalu Diarak Keliling Kampung

okezone | Gaya Hidup | Published at 09/09/2021 02:02
Ritual Minta Hujan di India, Anak Perempuan Ditelanjangi lalu Diarak Keliling Kampung

ENAM bocah perempuan di India bagian tengah dilucuti pakaian mereka lalu diarak sambil telanjang dalam suatu ritual kampung setempat untuk memanggil hujan .

Insiden itu terjadi di sebuah desa di kawasan Budelkhand, negara bagian Madhya Pradesh, yang tengah mengalami kekeringan.

Rekaman sejumlah video yang viral di media sosial menunjukkan anak-anak perempuan itu berjalan telanjang, sambil memanggul sebatang kayu dan seekor kodok yang terikat.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, ritual itu akan menyenangkan hati dewa hujan sehingga hujan akan turun.

Komisi Nasional Perlindungan Hak-hak Anak India telah meminta laporan dari Pemerintah Distrik Damoh, di mana desa itu berlokasi, terkait peristiwa tersebut.

Kepolisian Madhya Pradesh mengaku belum menerima pengaduan resmi terkait ritual itu.

Namun mereka juga menyatakan telah membuka investigasi.

"Tindakan akan diambil bila kami menemukan anak-anak itu dipaksa jalan sambil telanjang," kata pejabat Kepolisian Damoh, DR Teniwar, kepada kantor berita Press Trust of India (PTI).

 

Rekaman video menunjukkan anak-anak perempuan itu, paling muda berumur lima tahun, berjalan bersama-sama dalam suatu prosesi, lalu diikuti sekelompok perempuan dewasa sambil melantunkan puji-pujian.

Prosesi itu berhenti di setiap rumah warga dan anak-anak yang telanjang itu lantas mengumpulkan persembahan bahan pangan, yang kemudian disumbangkan ke dapur umum di kuil setempat.

"Kami yakin bahwa ini akan mendatangkan hujan," kata seorang perempuan yang mengikuti prosesi seperti dikutip PTI.

Pejabat Distrik Damoh, S Krishna Chaitanya, mengatakan bahwa prosesi itu sudah mendapat persetujuan orang tua anak-anak yang bersangkutan, bahkan mereka turut serta.

"Dalam situasi demikian, pihak berwenang hanya bisa memberi pengertian kepada para warga desa setempat atas takhayul yang sia-sia itu dan praktik tersebut tidak mendatangkan hasil yang diinginkan," ujarnya.

Artikel Asli