Hati-hati, Eksim Parah Picu Peningkatan Risiko Stroke hingga 20 Persen

Gaya Hidup | bisnis.com | Published at Rabu, 01 September 2021 - 14:07
Hati-hati, Eksim Parah Picu Peningkatan Risiko Stroke hingga 20 Persen

Bisnis.com, JAKARTA Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Stroke menjadi penyebab kematian kedua di dunia, mengklaim sepuluh persen dari 55 juta kematian yang terjadi setiap tahun.

Penyebab stroke beragam, mulai dari akibat adanya gumpalan darah pada pembuluh darah di otak, pecahnya pembuluh darah di otak, tekanan darah tinggi, hingga pengaruh obat-obatan pengencer darah.

Sementara banyak insiden dipicu oleh kondisi kesehatan yang mendasarinya seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas dan diabetes, satu kondisi kulit juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena stroke.

Melansir Express, Rabu (1/9/2021), sebuah studi berdasarkan catatan kesehatan dari hampir dua juta orang, menunjukkan bahwa eksim dapat meningkatkan risiko stroke. Sekitar satu dari 10 orang menderita eksim, kondisi peradangan kronis yang membuat kulit kering dan gatal. Orang dengan kondisi yang parah mungkin mengalami ruam bersisik atau kulit yang pecah-pecah. Kondisi ini dapat diperburuk oleh penurunan suhu, yang menyedot kelembapan dari kulit.

Studi yang diterbitkan oleh British Medical Journal, menemukan bahwa eksim parah pada orang dewasa dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung, fibrilasi atrium, dan stroke.

Sebuah tim yang dipimpin oleh London School Hygiene and Tropical Medicine menganalisis data lebih dari 385.000 orang dewasa dengan eksim atopik. Data ini diperiksa silang dengan pasien yang tidak memiliki eksim.

Pasien dimasukkan ke dalam kelompok eksim atopik ringan, sedang atau berat dan dipantau selama rata-rata lima tahun. Insiden kardiovaskular utama dicatat selama masa tindak lanjut, termasuk serangan jantung, angina tidak stabil, gagal jantung, detak jantung tidak teratur, stroke, dan kematian kardiovaskular.

Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pasien yang didiagnosis dengan eksim parah memiliki 20 persen peningkatan risiko stroke, dan 40 hingga 50 persen peningkatan risiko serangan jantung, fibrilasi atrium, dan kematian kardiovaskular.

Hasil penelitian tetap konsisten setelah semua faktor yang mendasari diperhitungkan.

Eksim atopik aktif yang parah dikaitkan dengan peningkatan risiko hasil kardiovaskular. Menargetkan strategi pencegahan kardiovaskular di antara pasien ini harus dipertimbangkan. catat para peneliti.

Studi ini tidak membuktikan hubungan sebab akibat antara penyakit kardiovaskular, namun, para peneliti percaya bahwa hubungan tersebut bisa disebabkan oleh masalah autoimun.

Selanjutnya, risiko mengembangkan masalah kardiovaskular setelah diagnosis eksim tetap relatif rendah. Setiap tahun, 25 dari 10.000 pasien akan mengalami gagal jantung, dibandingkan dengan 21 dari setiap 10.000 orang yang tidak memilikinya.

Artikel Asli