RS Premiere Bintaro Hadirkan Teknologi Bedah Tulang Belakang Metode Minimal Invasif

Gaya Hidup | bisnis.com | Published at Rabu, 01 September 2021 - 10:35
RS Premiere Bintaro Hadirkan Teknologi Bedah Tulang Belakang Metode Minimal Invasif

Bisnis.com , JAKARTA Rumah sakit (RS) Premiere Bintaro menyediakan teknologi untuk mengatasi kebutuhan bedah tulang belakang melalui metode minimal invasif.

Spesialis Bedah Orthopaedi Spine RS Premier Bintaro Omar Lutfi mengatakan dihadirkannya fasilitas tersebut untuk menjawab keluhan pada tulang belakang dan leher yang dialami masyarakat

Menurutnya, dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat saat ini, tindakan pembedahan pada tulang belakang bisa dilakukan dengan metode minimal invasif, yang merupakan metode terkini untuk mengatasi masalah pada tulang belakang.

Jadi, masyarakat yang memiliki keluhan pada tulang belakang, dan jika harus diikuti dengan tindakan operasi, mereka tidak perlu takut. Karena sekarang sudah ada bedah tulang belakang dengan metode minimal invasif, ujarnya melalui diskusi virtual, Rabu (1/9/2021)

Dia menjelaskan salah satu teknologi tersebut adalah dengan teknik endoskopi. Dengan teknik ini, pembedahan hanya membutuhkan sayatan kecil selebar 8 mm hingga 1 cm saja.

Menurut Omar, dengan tindakan operasi metode minimal invasif, bekas luka yang dtinggalkan hasil operasi akan sangat minim. Pasien pun bisa menjalani layanan one day care atau bisa pulang beberapa jam setelah operasi.

Tingkat keberhasilannya pun cukup tinggi, di angka 90 persen95 persen, lanjutnya.

Enam jam pasca-tindakan operasi, pasien sudah bisa menjalani proses pemulihan dan menjalani latihan gerak seperti duduk dan berjalan.

Selanjutnya, dia mengatakan untuk menghindari rasa nyeri atau cedera pada tulang belakang dan leher, pasien diharapkan agar selalu melakukan pemanasan sebelum berolah raga.

Selain itu, jika mengalami pembengkakan atau robek pada otot, penderita harus segera melakuan treatment memerikan es pada lokasi yang nyeri, dan segera beristirahat.

Jangan tidur miring dengan bantal yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Gunakan korset sementara untuk membantu tulang belakang. Dan jika rasa nyeri tetap berlanjut, serega periksakan ke dokter dan tidak menganggap enteng nyeri yang dirasakan, jelasnya.

Spesialis bedah orhopaedi spine RS Premier Bintaro Asrafi Rizki Gatam mengatakan, metode minimal invasif dengan sayatan yang sangat kecil, sekitar 8 mm hingga 1 cm sangat berbeda dengan bedah tulang belakang konvensional yang harus melakukan sayatan minimal sepanjang 5 cm.

Artikel Asli