Loading...
Loading…
Persetan dengan PAN, PKS Tetap Jadi Oposisi Siap Melayani Rakyat

Persetan dengan PAN, PKS Tetap Jadi Oposisi Siap Melayani Rakyat

Gaya Hidup | herstory | Jumat, 27 Agustus 2021 - 11:44

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera pihaknya tidak akan ikut-ikutan masuk ke dalam lingkaran koalisi partai politik pendukung pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

Hal ini dikatakan Mardani menanggapi berubahnya haluanPartai Amanat Nasional (PAN) yang baru-baru ini memutuskan masuk barisan parpol koalisi pemerintah. Dengan berlabuhnya PAN, maka partai yang berdiri di luar oposisi tertinggal PKS dan Demokrat saja.

"PKS insyalaah ingin bersama rakyat, melayani rakyat dengan mengontrol kebijakan pemerintah secara kritis dan konstruktif. Insya Allah semuanya untuk membangun negeri," kata Mardani kepada wartawan Jumat (27/8/2021).

Lebih lanjut Mardani Ali Sera mengatakan, bergabungnya PAN ke dalam koalisi pemerintah adalah hak prerogatif masing-masing parpol. Hanya saja dia menduga, habitus politik yang tercipta nantinya akan cenderung menyimpang, dan seharusnya menjadi bahan pertimbanganan Zulkifli dkk.

"Perkara PAN gabung koalisi itu hak setiap parpol. Tentu masing-masing punya strategi. Tapi PKS merasa bahwa power tends to corrupt, kekuasaan itu cenderung menyimpang. Absolute power corrupt absolutely, makin besar kekuasaan makin besar penyimpangannya," tegasnya.

Baca Juga :
Terungkap, Ini 3 Alasan PKS Jadi Oposisi Pemerintahan Jokowi sampai 2024. Apakah Mewakili Suara Rakyat?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu kemarin (25/8) mengumpulkan para petinggi partai politik koalisi pemerintah di Istana Negara. Belum diketahui pasti agenda kegiatan tersebut hingga kini, karena tidak ada keterangan resmi dari pihak Istana.

Para petinggi parpol yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

Selain parpol koalisi, partai di luar koalisi yang dalam hal ini Partai Amanat Nasional (PAN) hadir Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Sekjen PAN Eddy Soeparno, Mereka hadir atas undangan Presiden Jokowi ke Istana Negara.

Belum diketahui pasti apa pembahasan dalam pertemuan tersebut. Sebab hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Istana mengenai pertemuan itu.

Beauty, suka topik artikel dari HerStory? Baca informasi menarik seputar wanita dan juga working moms lainnya di herstory.co.id segera, ya!

Baca Juga :
Pantun Anies Baswedan: Kembali Bersama PKS, Esok Penuh dengan Harapan

Original Source

Topik Menarik

{
{