Anak Sering Begadang Berisiko Tumbuh Pendek

yesdok.com | Gaya Hidup | Published at Minggu, 22 Agustus 2021 - 18:40
Anak Sering Begadang Berisiko Tumbuh Pendek

Dari bayi hingga bertambahnya usia, kebutuhan jam tidurnya memang berbeda-beda. Tidur memiliki banyak manfaat yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak. Namun sayangnya, banyak anak yang sering begadang, kekurangan jam tidur hingga kualitas tidur yang buruk.

Saat anak tidur, terjadi banyak aktivasi sel otak yang berperan penting dalam perkembangan kematangan otak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Dimana hal ini berkaitan dengan pertumbuhan fisik si kecil. Salah satunya adalah kelenjar di otak yang memproduksi hormon pertumbuhan. Hormon ini dapat terhambat bila si kecil kurang tidur atau terlalu sering begadang.

Ditambah growth hormon (GH) memengaruhi tumbuh tinggi si kecil jika ia tidak mendapatkan asupan protein yang cukup. Produksi hormon pertumbuhan ini paling tinggi pada pukul 23.00 malam hingga 02.00 pagi. Tetapi jika anak tidak tidur nyenyak GH tidak akan diproduksi dan baru muncul setelah anak tidur selama tiga jam. Jadi, jika anak terbiasa tidur terlalu malam atau diatas jam 8 malam, maka pertumbuhannya cenderung tidak optimal serta meningkatkan risiko pendek, stunting, hingga weight faltering.

Untuk itu, para orang tua harus memerhatikan pola tidur si kecil agar pertumbuhan si kecil lebih optimal. Agar si kecil cepat tidur, pada malam hari kurangi stimulus dengan membuat suasana kamar yang redup, tenang dan nyaman. Anda pun dapat mulai menciptakan rutinitas seperti menggosok gigi dan memakai pakaian tidur yang nyaman agar si kecil mengetahui bahwa tanda waktunya tidur.

Selain itu, Anda bisa menggunakan music yang menenangkan untuk menidurkan si kecil. Membacakan buku cerita, memijat atau mengusap lembut punggungnya. Hal yang tidak boleh diabaikan pada pola tidur si kecil adalah bila ia terlihat susah untuk mulai tidur. Si kecil selalu terbangun di malam hari dan sulit tidur kembali dalam 30 menit.

Apalagi jika si kecil terlihat lebih mengantuk saat siang hari dan menghabiskan waktu siang untuk tidur. Selain itu, waspada jika tanda-tanda tersebut disertai dengan terjadinya keterlambatan perkembangan, Anda perlu membawa si kecil ke dokter saat tidurnya bermasalah.

(Foto: moshi)

Artikel Asli