Persiapan Ibu Hamil Sebelum Divaksin Covid-19, Baca Ya Bun!

okezone | Gaya Hidup | Published at 16/08/2021 13:39
Persiapan Ibu Hamil Sebelum Divaksin Covid-19, Baca Ya Bun!

RUPANYA vaksinasi Covid-19 untuk ibu hamil sudah dilakukan di beberapa lokasi. Pelaksanaan mengacu pada Surat Edaran HK.02.01/I/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrining dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

Ibu hamil menjadi salah satu kelompok yang sangat berisiko apabila terpapar Covid-19. Oleh karena itu vaksinasi menjadi penting untuk kelompok tersebut.

ibu hamil

Terlebih, beberapa laporan mengungkapkan bahwa ketika ibu hamil terpapar Covid-19, risiko gejala berat hingga kematian begitu besar.

Pemberian vaksin Covid-19 ke ibu hamil pun mendapat lampu hijau dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI).

Meski sudah dapat lampu hijau, ada beberapa hal yang mesti dicatat oleh para ibu hamil sebelum mendapat vaksin Covid-19. Skrining yang sangat ketat menjadi proses yang tak bisa diindahkan. Bahkan, Kemenkes menjamin proses skrining status kesehatan ibu hamil pra-vaksinasi dilakukan lebih detail dibandingkan sasaran lain.

Di artikel ini, beberapa syarat wajib yang harus diketahui ibu hamil sebelum mendapat vaksin Covid-19:

1. Suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celsius.

2. Tekanan darah di bawah 140/90 mmHg. Apabila hasilnya di atas 140/90 mmHg, pengukuran diulang lagi 5-10 menit kemudian, apabila masih di atas ambang batas tersebut, vaksinasi Covid-19 ditunda.

3. Usia kehamilan di trimester kedua atau di atas 13 minggu.

4. Tidak ada tanda-tanda preeklamsia seperti kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur, dan tekanan darah di atas 140/90 mmHg.

5. Tidak memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak, atau bidur di seluruh tubuh.

6. Tidak memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak, atau bidur di seluruh tubuh.

7. Bagi ibu hamil dengan penyakit penyerta atau komorbid seperti jantung, diabetes, asma, penyakit paru, HIV, hipertiroid atau hipotiroid, penyakit ginjal kronik, atau penyakit liver; penyakit penyerta dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut.

8. Bagi ibu hamil dengan penyakit autoimun atau menjalani pengobatan autoimun seperti lupus, penyakit dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut.

9. Tidak sedang menjalani pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun, dan penerima produk atau transfusi darah.

10. Tidak sedang menerima pengobatan imunosupresan, seperti kortikosteroid dan kemoterapi.

11. Tidak terkonfirmasi positif Covid-19 dalam waktu tiga bulan terakhir.

Artikel Asli