Terlalu Melindungi Anak Jadi Pertanda Orang Tua Oveprotective! Kenali 8 Cirinya Yuk Moms

herstory | Gaya Hidup | Published at 16/08/2021 09:30
Terlalu Melindungi Anak Jadi Pertanda Orang Tua Oveprotective! Kenali 8 Cirinya Yuk Moms

Setiap orang tua tentunya ingin selalu melindungi dan memberikan yang terbaik bagi anak. Namun, tanpa disadari hal tersebut bisa saja menjurus pada didikan over protective .

Overprotective merupakan kondisi dimana orang tua terlalu mencemaskan anak terkait segala hal. Sehingga mendorong orang tua yang terlalu melindungi anak dari hal apapun itu.

Melindungi anak memang bukanlah sesuatu hal buruk, namun berbeda jika orang tua terlalu melindunginya. Justru hal tersebut dapat memicu berbagai dampak buruk bagi anak salah satunya anak menjadi sulit untuk berkembang.

Lantaran orang tua yang tak cuma melindungi anak dari kekhawatiran fisik, melainkan dari segi emosional mereka juga.

Melansir dari laman parenting.co.id (16/8/2021), berikut 8 ciri orang tua overprotective dalam mendidik anak.

1. Serba Mengatur

Ciri pertama dari orang tua overprotective adalah segala kehidupan anak diatur atau dikontrol sepenuhnya. Ini membuat anak tak bisa mengeluarkan pendapat dan keinginan mereka untuk memilih sendiri apa yang diinginkan.

2. Terlalu Melindungi

Melindungi memang boleh, tapi jika keterlaluan bahkan sampai melindungi dirinya dari kegagalan terus menerus tentunya bukanlah al yang baik. Anak akan menjadi sulit untuk belajar dari pengalaman.

3. Anak Bebas dari Tanggung Jawab

Orang tua yang overprotective tentunya tak akan membiarkan sang anak untuk terlalu keras mengerjakan sesuatu. Ia akan memberikan segalanya bagi anak asalkan anak tak merasa kesulitan atau kelelahan. Akibatnya, anak justru tak bisa menjadi pribadi yang mandiri.

4. Memberi Hadiah yang Berlebihan

Memberi hadiah sebagai apresiasi kepada anak tentunya merupakan hal yang baik. Lain hal jika orang tua terlalu sering memberi hadiah hanya demi menghindari anak merasa kecewa, marah, atau sedih. Didikan ini akan membuat anak menjadi manja dan anak yang terlalu manja memiliki dampak yang tak baik bagi kesehatan mentalnya.

5. Ikut Campur dalam Memilih Teman

Akibat rasa kekhawatiran yang terlalu berlebihan, mendorong orang tua yang overprotective ikut campur perihal memilihkan teman untuk anak. Lantaran mereka yang tak yakin akan teman-teman pilihan anaknya.

6. Terlalu Sering Mengingatkan Akan Bahaya

Memberi peringatan kepada anak terkait suatu bahaya memang diperlukan. Namun, jika terlalu sering ini menandakan kalau adanya sifat overprotective . Tak cuma itu, terkadang orang tua yang overprotective justru akan sengaja menakuti alih-alih demi keselamatan anak.

7. Tak Membiarkan Anak Memilih

Orang tua yang overprotective tak akan membiarkan anaknya memilih akan minat yang mereka inginkan. Hal ini dikarenakan orang tua merasa serba tahu dan yakin kalau pilihan mereka merupakan yang terbaik.

8. Sering Memata-matai

Orang tua yang cemas dan khawatir berlebihan tak menutup kemungkinan untuk melakukan tindakan yang satu ini. Orang tua harus memastikan anak baik-baik saja saat jauh dari pandangannya. Bukan berarti mengikuti secara langsung, orang tua yang overprotective tak akan ragu untuk memastikan anak baik-baik saja dengan terus menerus menelfon guru atau kerabat dekat sang anak.

Beauty, suka topik artikel dari HerStory? Baca informasi menarik seputar wanita dan juga working moms lainnya di herstory.co.id segera, ya!

Artikel Asli