5 Tanda Anak Tumbuh dengan Emotionally Absent Parents

Gaya Hidup | okemom.com | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 13:53
5 Tanda Anak Tumbuh dengan Emotionally Absent Parents

OKEMOM-Umumnya, ketika orang tua memiliki buah hati, ia akan berusaha menjalin hubungan lebih dalam dengan anaknya agar dapat mengutarakan kasih sayang satu sama lain. Namun, tak jarang anak merasakan ketidakmampuan orang tua untuk memenuhi kebutuhan untuk berhubungan baik, memberi dukungan, dan kenyamanan.

Dalam dunia psikologi, perasaan dan situasi anak seperti ini sering disebut dengan emotionally absent parents. Di mana anak merasa jauh dan tidak memiliki ikatan emosional dengan kedua orang tuanya.

Padahal, para peneliti menjelaskan kalau semua anak harus memiliki hadirnya orang tua secara emosional dan selalu ada dalam hidupnya. Tanpa hal ini, buah hati cenderung akan terkena dampak gangguan kesehatan mental saat kelak tumbuh jadi remaja.

Namun, bagaimana cara agar orang tua menyadari kesayangannya merasakan emotionally absent parents?

Setidaknya, ada lima tanda anak tumbuh dengan emotionally absent parents yang telah OKEMOM rangkum dari berbagai sumber. Untuk mengetahui apa saja tandanya, keep scrolling ya, Mom.

1. Anak merasakan kesepian secara emosional

Pentingnya hadirnya emosional ibu untuk anaknya
Source : Canva

Tumbuh dan berkembang dengan orang tua yang belum dewasa secara emosional akan menumbuhkan perasaan kesepian emosional bagi anak. Ia memang merasakan hadirnya orang tua secara fisik, tetapi tidak secara emosional.

Sang ibu dapat merawat Ia dengan baik, namun tidak mengerti bagaimana perasaan terluka yang sedang si kecil rasakan. Tentunya kondisi ini akan membuat si kecil merasa tidak nyaman karena kurangnya kehadiran orang tua dalam hidupnya.

Untuk mengatasi perasaan sepi dan hampa, anak cenderung akan lebih dekat dengan temannya dari pada orang tuanya. Dengan teman, Ia berharap ada seseorang yang dapat mengerti perasaannya.

2. Interaksi terasa canggung dan membuat frustrasi

Pentingnya interaksi dengan anak
Source : Canva

Kehadiran orang tua yang terbatas akan membuat interaksi terasa canggung. Biasanya, ketika si kecil mencoba untuk berbagi suatu cerita yang penting baginya, emotionally absent parents justru mengalihkan dengan mengubah topik pembicaraan.

Mulai mencoba membicarakan masalahnya sendiri, sering kali membuat anak frustasi karena keluhannya diabaikan. Sekalipun orang tua merespon, solusi yang diberikan tidak pernah sesuai dengan harapan anak.

Dengan demikian, sang ibu tidak pernah mengerti apa masalah dan perasaan yang anaknya rasakan, karena kurangnya empati.

Jika interaksi Mom dengan si kecil juga demikian, sebaiknya segera waspadai, ya.

3. Anak jadi bersikap perfeksionisme

Sikap anak perfeksionisme
Source : Canva

Hubungan dengan orang tua yang kurang sehat, akan membuat anak berpikir untuk menjadi orang yang perfeksionisme. Si kecil akan melakukan semua impiannya dengan sempurna tanpa memperdulikan risiko yang ada.

Tujuannya, agar kehidupan kurang sempurna yang Ia rasakan dapat terselimuti dengan impian-impiannya. Dengan demikian, perasaan sedih dan kesepian dapat diminimalisir dengan kesuksesan yang tercapai.

4. Anak mencoba untuk memasuki lingkungan sosial yang tidak sehat

Penyebab anak salah pergaulan
Source : canva

Meskipun beberapa anak akan bersikap perfeksionis saat tumbuh dengan emotionally absent parents, namun tidak menutup kemungkinan anak juga jadi salah pergaulan dengan memasuki lingkungan sosial tidak sehat.

Biasanya, tanda ini muncul saat anak telah memasuki usia remaja.

Anak melakukan hal tersebut karena terbiasa tumbuh dengan orang tua yang tidak hadir secara emosional. Selain itu, juga telah merasa putus asa untuk menemukan figur ayah dan ibu.

Mom harus berhati-hati apabila si kecil telah menunjukkan tanda ini. Jangan sampai Ia menjadi pribadi yang tidak baik hanya karena kurang mendapatkan kasih sayang orang tua.

5. Berkurangnya rasa percaya diri pada anak

Tanda anak tumbuh dengan Emotionally Absent Parents
Source : Canva

Anak-anak yang tumbuh dengan orang tua yang tidak hadir secara emosional akan mengalami masalah pada perilakunya. Biasanya, rasa percaya diri anak akan berkurang karena memiliki hubungan tidak sehat dengan orang tuanya.

Akibatnya, Ia akan menjadi pribadi yang pendiam, ketakutan dan kurang kepercayaan. Oleh karena itu, hindarinya pola asuh emotionally absent parents untuk menghindarinya.

OKEMOM, itulah lima tanda anak tumbuh dengan emotionally absent parents yang dapat memengaruhi tumbuh kembangnya. Yuk mulai dari sekarang kenali tanda di atas agar si kecil tidak merasakan kondisi tersebut.

 

Referensi:

Well Doing. 10 Signs You Grew Up With Emotionally Immature Parents. 2019

Exploring Yourmind. Growing Up with Emotionally Absent Parents. 2018

PsychCentral . 10 Signs Of Having An Emotionally Unstable/Unavailable Parent. 2018


Artikel Asli