5 Tips Sederhana Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak

Gaya Hidup | okemom.com | Published at Rabu, 11 Agustus 2021 - 09:19
5 Tips Sederhana Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak

OKEMOM Selain memerhatikan kecerdasan akademis anak, orang tua juga perlu membantu anak mengembangkan kecerdasan emosionalnya.

Pasalnya, kecerdasan emosional merupakan faktor penting dalam mengekspresikan dan memahami perasaannya sendiri maupun perasaan orang lain.

Dengan begitu, anak akan lebih mudah bersosialisasi dengan siapa saja. Anak lebih percaya diri dan bisa menjadi pribadi yang baik, karena mampu menghargai perasaan. Orang tua perlu tahu, betapa pentingnya mengembangkan kecerdasan anak secara emosional sedari dini.

Bagi Mom yang bingung terkait cara untuk membuat anak cerdas secara emosional, berikut telah OKEMOM rangkum tips mengembangkan kecerdasan emosional menurut Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga, Roslina Verauli, M.Psi.,Psi yang dikutip dari laman media sosial Instagram pribadinya.

1. Penuhi kebutuhan kasih sayang

tips mengembangkan kecerdasan emosional anak
Source: Canva.com

Kasih sayang orang tua memang sangat penting dan berpengaruh pada tumbuh kembang si kecil. Saat anak merasakan kehadiran kasih sayang ibu maupun ayah, Ia akan merasa nyaman dan aman.

Saat anak merasa dekat dengan orang tua, anak akan lebih terbuka untuk menceritakan segala sesuatu yang Ia rasakan, mulai dari hal menyenangkan hingga hal yang kurang menyenangkan sekali pun.

Dengan begitu, orang tua pun bisa memberikan masukan positif untuk anak dan memberikan arahan dalam menghadapi atau menyikapi berbagai situasi.

2. Dukung anak memahami emosi dengan verbalised emotion

memahami emosi anak
Source: Canva.com

Cara tepat untuk mengembangkan kecerdasan emosional anak, orang tua perlu mendukung anak untuk memahami dan mengendalikan emosinya.

Orang tua dapat membimbing anak untuk mengungkapkan perasaan yang tengah menimpanya. Misalnya, dengan menanyakan pertanyaan sederhana seperti Gimana perasaan kamu hari ini? Senangnggak? atau kamu sedih ya?

Dengan memberikan pertanyaan dan pendekatan seperti itu, nantinya anak akan terbuka mengenai perasaannya. Tak hanya itu, Ia juga akan memahami perasaannya dengan baik.

Saat anak meluapkan emosi negatifnya seperti marah dan kesal, orang tua perlu mengajarinya untuk mengendalikan emosi. Misalnya dengan mengajak anak melakukan aktivitas positif agar perasaan kesal dan marahnya tersalurkan.

3. Bantu anak memahami pemicu emosinya

tips mengembangkan kecerdasan emosional anak
Source: Canva.com

Saat anak mengekspresikan emosi, penting bagi orang tua untuk membantu anak memahami pemicu atau penyebab mengapa Ia meluapkan emosi. Misalnya, saat Ia marah karena mainannya dirusak oleh teman.

Orang tua bisa memberikan pertanyaan seperti,

Oh kamu kesal ya karena mainanmu diambil teman? Tidak apa-apa mungkin teman kamu nggak sengaja. Nanti mama bantu perbaiki mainannya ya?

Dengan melontarkan pertanyaan seperti itu, anak akan mengerti apa yang menyebabkan Ia marah. Cara ini juga bisa menumbuhkan rasa empatinya kepada sesama, lho.

Saat orang tua membiasakan diri bertanya mengenai kondisi anak, si kecil juga pastinya akan meniru kebiasaan tersebut. Ia juga akan lebih peka terhadap perasaan orang lain sehingga bisa lebih bijak dalam berperilaku.

4. Tunjukkan orang tua peka, hadir untuk memberi dukungan

memberikan rasa nyaman pada anak
Source: Canva.com

Saat anak meluapkan emosi seperti kemarahan atau kesedihan, orang tua bisa menunjukkan bentuk kasih sayang dengan peka terhadap perasaan anak, serta hadir untuk menemani dan memberi dukungan.

Hal sederhana yang bisa orang tua lakukan yaitu dengan mengajukan pertanyaan sederhana yang membuat perasaan anak menjadi lebih tenang.

Kamu sedih dan kecewa ya? Apa yang bisa mama bantu agar perasaan kamu bisa lebih baik?

Meski terkesan sederhana, namun cara ini akan membuat anak merasa bahwa orang tuanya selalu memberikan perhatian penuh dalam kondisi apapun.

5. Beri anak waktu untuk mengelola emosi

tips mengembangkan kecerdasan emosional anak
Source: Canva.com

Dalam proses mengembangkan emosional, anak juga perlu memahami bagaimana caranya mengendalikan emosi. Untuk itu, penting bagi orang tua memberikan waktu pada anak untuk mengelola emosinya.

Misalnya saat Ia marah, sebagai orang tua kita perlu mendengarkan dan membiarkan si kecil menyampaikan kemarahannya.

Setelah anak puas menyalurkan emosinya, Mom bisa memberikan pemahaman mengenai cara menyampaikan emosi yang baik yaitu dengan tidak melempar barang atau bisa juga memberi penjelasan.

Adik kalau marah jangan teriak-teriak ya. Kalau adik teriak, mama jadi nggak bisa mendengar apa kemauan adik. Biar mama dengar, adik sampaikan dengan cara yang lembut sehingga mama mengerti kemauan kamu.

Hal tersebut sangat penting untuk membantu anak mengetahui bagaimana Ia harus bersikap saat emosi negatif menguasai dirinya. Itu dia beberapa tips sederhana untuk membantu mengembangkan kecerdasan emosional anak yang bisa Mom terapkan sedari dini.


Artikel Asli