Stereotip Emoji WhatsApp yang Banyak Menggambarkan Siapa Kita dalam Percakapan

mojok.co | Gaya Hidup | Published at 22/07/2021 06:40
Stereotip Emoji WhatsApp yang Banyak Menggambarkan Siapa Kita dalam Percakapan

MOJOK.CO - Emoji WhatsApp telah melahirkan begitu banyak kultur yang patut kita rayakan. Kalian pasti tahu emoji khas atasan vs bawahan yang beda banget itu kan?

Mungkin kita nggak pernah menduga bahwa percakapan WhatsApp bisa begitu kompleks, melahirkan banyak dilema dan polemik dari yang serius sama recehan. Hoaks yang tersebar dari grup ke grup, fitur centang biru yang sering menimbulkan perdebatan, sampai emoji WhatsApp yang benar-benar bisa menggambarkan posisi kita dalam suatu percakapan. Mungkin sepele, tapi hal ini membentuk suatu kultur siber baru yang kalau ditelaah bikin heran, kok bisa gitu ya?

#1 Emoji yang dipakai orang jutek

Emoji yang terkesan sebagai muka malas ini dinamakan Unamused sering juga disebut sebagai emoji Meh, emoji, Side-eye, dan emoji Dissatisfied. Dari namanya saja sudah menggambarkan betapa mood si pengirim yang buruk.

#2 Emoji yang sering dipakai atasan, bos, pak RT, dan dosen

Emoji jempol atau nama kerennya Thumbs Up ini emoji yang seolah-olah kalau dibahasakan jadi oke, baik atau sip. Seringnya emoji ni memang dipakai sama seorang atasan ke bawahan. Misalnya kalau ada pekerjaan yang sudah disubmit dan seorang karyawan bilang, Pak, hasil perhitungannya sudah di- email dan kesimpulannya sudah kami cantumkan di dalamnya. Rata-rata atasan atau bos bakal kirim emoji . Emoji ini juga sering dipakai sama dosen, guru, pak RT, pak Rw, dan bapak-bapak atau ibu-ibu yang posisinya memang sebagai atasan.

#3 Emoji yang sering dipakai bawahan, karyawan, mahasiswa, dan orang alim

Kebalikan dari emoji WhatsApp Thumbs Up, emoji Namaste ini sering dipakai sama bawahan, karyawan, dan mahasiswa. Khusus penggunaan orang alim, biasanya diiringi kata sekadar mengingatkan. Dulu, sebenarnya pembuat emoji memaksudkan bentuk ini sebagai simbol tos atau high five . Sayangnya, terlalu banyak salah paham sampai-sampai namanya diubah mengikuti kesalahpahaman orang-orang. Ya gimana, bentuknya emang kayak orang lagi berdoa, bahkan lebih mirip ukhti dan akhi yang sedang menolak bersalaman.

#4 Emoji yang sering dipakai buat ngegosip

Ini dia emoji yang punya kultur begitu digdaya. Kehadirannya saja sudah bikin suasana jadi gayeng karena si pengirim biasanya sedang melakukan ritual spill the tea alias ngebocorin informasi. Padahal nama aslinya Blushing Face with Hand Over Mouth, alias wajah malu yang mulutnya ditutupi tangan. Lah, tapi emoji ini sama sekali nggak menggambarkan pengirimnya yang lagi malu-malu kucing, justru dia lagi malu-maluin orang lain.

#5 Emoji yang sering dipakai orang sok tahu

Meskipun namanya Thinking Face, tapi nggak semua yang mengirim emoji ini memang beneran lagi mikir. Biasanya justru dia sedang pamer kalau sebenarnya dia lebih tahu dari orang lain. Coba perhatikan kawanmu yang suka ngirimin ini, mereka kerap mengiringi percakapan ini dengan chat, Oh, jadi menurutmu Jokowi itu gagal menangani pandemi ya? Seolah-olah pertanyaannya retoris, satire, sindiran, dan berharap ia bisa menyadarkanmu untuk berpikir ulang dengan pernyataan yang sebelumnya kamu lontarkan. Padahal, sebenarnya dia aja yang sok tahu.

#6 Emoji yang punya energi toxic positivity

Sebenarnya ini emoji Muscle atau emoji WhatsApp yang dipakai buat pamer otot. Tapi, belakangan banyak dipakai sama motivator tidak profesional yang bisanya cuma ngasih bacotan saat yang lain sedang dalam posisi terpuruk. Sering kali penggunaannya diiringi kata-kata menyebalkan, Yok bisa yok, semangat !!! yang niatnya memberikan energi positif, tapi mohon maaf energi begini doang mah bisa kita temukan dalam sebotol M-150. Kalau mau ngasih semangat ke kawan itu beri bantuan yang nyata, jangan bacot doang, nanti jadi toxic positvity loh.

#8 Emoji untuk 21+

Hati-hati pakai emoji ini karena seketika bisa jadititik di mana kesalahpahaman berawal. Emang sih emoji ini sering disebut Pleading Face, Begging, dan Simp. Namun dalam praktiknya, emoji ini berarti begging for s3x alias meminta ena-ena, nah, bingung kan lu kalau dikasih beneran? Demi meminimalisir kesalahpahaman, jangan gunakan emoji kecuali kalau sedang minta jatah ke pasangan masing-masing.

#7 Emoji rupa-rupa yang digabungkan dengan emoji (masih untuk 21+)

Saya kasih tahu beberapa gabungan emoji WhatsApp 21+ yang ada percikan airnya, tapi tolong jangan cepu ke KPI ya. Nanti bisa-bisa emoji ini diblokir dan nggak bisa dipakai lagi. Pokoknya kalian yang pakai emoji ini harus tahu betul konsekuensi jika mengirimkannya. Selain tu pahami posisi juga lah, kalau ngirim ini ke suami atau istri orang ya bisa ditampol, kirimnya ke pasangan sendiri lah.

: Terong basah terkena percikan embun pagi.

: Cuci tangan beserta ibu jari, jempol, dan semua permukaan sesuai protokol kesehatan.

: Buah persik yang banyak kandungan airnya.

: Habis makan pisang, jadi haus.

Artikel Asli