5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Turun

bisnis.com | Gaya Hidup | Published at 22/07/2021 11:40
5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Sistem Kekebalan Tubuh Turun

Bisnis.com, JAKARTA Di tengah pandemi Covid-19, orang-orang mencoba berbagai cara untuk membangun kekebalan.

Mulai dari makan bersih, mempertahankan rutinitas olahraga yang ketat, atau mencoba berbagai ramuan herbal buatan sendiri.

Akan tetapi, ternyata tanpa disadari beberapa kebiasaan yang dilakukan justru menghilangkan semua kerja keras untuk hidup sehat. Bukannya berdampak baik, hal itu justru menjadi racun untuk tubuh.

Dilansir indianexpress, Kamis (22/7/2021) dari Ahli diet, Mansi Padechia mengatakan tubuh manusia akan menunjukkan tanda-tanda sistem kekebalan yang kuat.

"Salah satu contohnya adalah ketika Anda digigit nyamuk. Gatal merah dan bergelombang adalah tanda sistem kekebalan Anda sedang bekerja. Flu atau pilek adalah contoh khas tubuh Anda yang gagal menghentikan kuman atau bakteri sebelum masuk, ungkapnya.

Dia juga menjelaskan bagaimana seseorang dapat mengetahui apakah sistem kekebalan bekerja atau tidak. Misalnya ketika seseorang pulih dari pilek atau flu, itu adalah bukti bahwa sistem kekebalan mampu menghilangkan penyerang setelah mempelajarinya dan bereaksi terhadap pertahanannya.

Jika sistem kekebalan tidak melakukan apa pun, tubuh tidak akan pernah bisa mengatasi flu atau apa pun yang mengancam.
Ketika seseorang sakit, tubuh tidak dapat bekerja secara maksimal.

Oleh karena itu, dia membuat daftar beberapa kebiasaan beracun yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Berikut kebiasaan beracun yang sering dilakukan tanpa disadari :

1. Kurang tidur

Tubuh melepaskan sitokin, sejenis protein yang membantu fungsi kekebalan tubuh. Tapi itu hanya diproduksi saat tidur. Jadi kurang tidur merusak kekebalan.

2. Kecemasan dan stres

Kortikosteroid hormon stres mengurangi efektivitas sistem kekebalan dengan menurunkan jumlah limfosit.

3. Kurangnya asupan buah dan sayuran

Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung banyak seng, beta-karoten, vitamin A, C, E, dan nutrisi lain yang membantu pembentukan sel darah putih atau leukosit.

4. Vitamin D rendah

Reseptor vitamin D hadir pada banyak jenis sel kekebalan dan berfungsi secara aktif untuk mencegah infeksi.
Kekurangan vitamin D akan membuat tubuh rentan terhadap penyakit.

5. Kurang olahraga

Latihan aerobik akan membantu darah mengalir ke seluruh tubuh dengan lebih efisien. Rajin olahraga raga berarti zat pelawan kuman akan melindungi tubuh.

Artikel Asli