Sulit Dicari, PDDI Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

jatimtimes.com | Gaya Hidup | Published at 20/07/2021 16:43
Sulit Dicari, PDDI Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

MALANGTIMES - Persatuan Donor Darah Indonesia (PDDI) Kabupaten Malang mengajak masyarakat yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk melakukan donor Plasma Konvalesen. Mengingat, saat ini plasma konvalesen sedang banyak dibutuhkan untuk pasien yang dinyatakan positif Covid-19.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang dan Batu," kata Ketua PDDI Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, Selasa (20/7/2021).

Didik mengatakan, saat ini pihaknya sudah menyebarkan kuisioner ke beberapa rumah sakit rujukan Covid-19. Kuisioner itu disebar kepada pasien yang telah sembuh dari Covid-19. Di dalamnya berisi tentang kesediaan untuk mendonorkan plasma konvalesen yang saat ini, diketahui sedang banyak dibutuhkan. Seiring penyebaran Covid-19 yang masih melonjak.

"Dalam kuesioner yang disebar itu diantaranya berisi nama, usia, berat badan, golongan darah dan ketersediaan mereka mendonorkan plasma," imbuh Didik.

Donor plasma itu akan diberikan kepada warga yang membutuhkan, sebab selama ini tengah sulit untuk mendapatkan Plasma Konvalesen. Saat ini diakui, untuk donor Plasma Konvalesen baru bisa dilakukan di UTD PMI Kota Malang dan UTD RSSA Malang.

"Kami sudah koordinasi, nanti warga yang pernah positif dirawat di RS akan diakomodir dan diberikan kuesioner itu," terangnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati (Wabup) Malang ini mengatakan bahwa dengan disebarnya kuisioner tersebut, baik secara online maupun offline, diharapkan bisa menanggulangi kesulitan dalam menemukan plasma konvalesen, sesuai dengan golongan darah masing-masing.

"UTD PMI Kabupaten Malang memang belum punya alatnya, nanti saya akan sampaikan agar disupport anggaran membeli peralatan itu," pungkasnya.

Sebagai informasi, plasma konvalesen adalah plasma darah yang diambil dari mantan pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan telah dinyatakan negatif. Kemudian, diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinfeksi.

Artikel Asli