Review The Tomorrow War: Cameo SBY, Netizen Tidak Overproud

sushi.id | Gaya Hidup | Published at 20/07/2021 15:26
Review The Tomorrow War: Cameo SBY, Netizen Tidak Overproud

Garis waktu dan time travel, adalah dua hal yang akhir-akhir ini sering Sushi bahas denganmu lewat hadirnya serial Loki dan Avengers: Endgame, yang hype-nya masih melekat erat dalam benak para penonton. Seakan tidak memberikan waktu bagi kita untuk beristirahat sejenak, Prime video menghadirkan The Tomorrow War yang juga menghadirkan tema time travel dalam alur ceritanya.

Dibintangi oleh aktor yang juga memerankan sosok Star-Lord, The Tomorrow War berhasil menyuguhkan film bertema alien dengan balutan time travel, yang mudah dicerna dan memiliki alur yang tidak bisa dibilang mudah ditebak.

Film bertema serupa juga pernah disuguhkan dalam Edge of Tomorrow yang diperankan oleh Tom Cruise dan Emily Blunt. Bedanya, The Tomorrow War tidak menggunakan cara reset waktu, melainkan melakukan perjalanan lintas waktu demi mengubah sebuah kejadian.

Wah makin penasaran kan bagaimana plot-twist yang dihadirkan dalam film ini? Yuk kita bedah satu-per satu!

Tema Mainstream, Dikemas Anti-Mainstream!

Alien yang datang ke bumi, adalah sebuah hal yang sudah sering dibahas dan ditampilkan dalam berbagai tema dan judul film. Sebagian terasa mainstream, sebagian lagi memberikan wawasan dan pandangan, bahwa mereka pun berevolusi dalam teknologi.

The Tomorrow War berusaha menyajikan cerita yang tidak biasa tersebut dengan sangat rapi, dan berupaya menjaga alurnya juga pengemasannya yang tetap dapat dinalar oleh logika. Dengan mendapuk Chris Pratt sebagai Daniel Dan Forester, sepertinya adalah pilihan tepat dalam segi aura dan bakat aktingnya.

Terlepas dari tema invasi alien yang diusung dalam film ini, kita semua diajak untuk belajar tentang sejarah masa depan dan masa lalu dengan penjabaran yang tidak rumit. Ketika sampai pada twist-end, penonton seakan dibuat ikut menganalisa bagaimana ending dari film ini bila misi pertama sudah gagal?

Berkat bantuan pola pikir dan analisa istrinya, juga kecerdasan Muri versi masa depan; Dan Forester berhasil menemukan inti dari permasalahan tanpa perlu melibatkan pihak militer dan negara, yang notabene selalu terlihat malas untuk mendanai sebuah rencana yang masih tabu.

Fan Service dari Seorang Chriss Pratt

Walaupun karakter Star-Lord yang diperankan oleh Chris Pratt masih dianggap cukup menjengkelkan bagi sebagian besar fans MCU, tetapi hal itu tidak mampu membohongi bahwa kharisma yang dibawakan Chris Pratt cukup membuat fangirling seperti ketika melihat Tom Holland.

Dalam film ini, bagi mereka yang juga ingin fangirling pada Chris Pratt pun sepertinya terpuaskan.

Mau lihat dia shirtless? Ada.

Mau lihat dia sebagai family man? Bisa.

Atau mau melihat dia jadi pengatur strategi dalam perang? Wah, sepanjang film kamu akan dibuat kagum dengan aktingnya!

Chris Pratt sebagai Daniel Forester

Chris Pratt mampu memainkan watak dengan baik diluar film MCU. Terlihat dari kepiawaiannya mmembawakan perubahan karakter dari Owen Grady dalam Jurassic World, perannya sebagai Jim Preston di Passengers, dan kali ini ia berhasil membawa dirinya sebagai Daniel Forester dalam The Tomorrow War.

Sosok Dan Forester yang ia mainkan di sini, nampak sangat natural dan apik ketika memvisualisasikan sisi family man dalam dirinya. Kedekatannya dengan Muri Forester (Yvonne Strahovski)baik saat dewasa maupun saat masih anak-anak, sangat terasa, tanpa meninggalkan kesan wah kalau ternyata jatuh cinta sama anaknya sendiri di masa depan gimana ya?.

Dari kedekatan itu, penonton dibawa masuk dalam sisi lain dari keluarga Forester yang begitu erat dan berhasil menguras air mata di tengah film.

Tentukanlah Masa Depanmu, Bukan Masa Lalumu

Terkadang, rencana untuk kembali ke masa lalu adalah hal yang diimpikan segala umat manusia. Kita selalu berpikir bahwa dengan mengubah masa lalu maka masa depan kita akan lebih baik. Hal itu lah yang ditepis dari jalan cerita The Tomorrow War.

Kedatangan Letnan Hart

Setting masa depan yang ditampilkan dalam perang di The Tomorrow War berlangsung pada tahun 2040-2050. Lewat kedatangan pasukan yang berada dalam kepemimpinan Letnan Hart (Jasmine Mathews) dari portal Jumplink, ia menghimbau para penduduk bumi di tahun 2022 untuk bergabung dalam misi mereka.

Ia tidak memaksakan semua orang harus wajib mengikuti perang melawan Whitespikes, tetapi ia berharap orang-orang terpilih seperti Dan Forester yang notabene sudah berada dalam generasi kakek nenek mereka, ikut ambil bagian dalam menemukan cara untuk menghentikan invasi tersebut di tahun 2022.

Lalu mengapa Dan Forester seakan dipaksakan untuk ikut wajib militer bersama mereka?

Sebenarnya bukan dipaksakan, tetapi wawasan dan pengalamannya sangat dibutuhkan oleh Muri Forester dari masa depankarena ia tahu dengan potensi ayahnya.

Muri Forester Dewasa dan Daniel Forester

Di masa depan, hubungan mereka memang berjalan tidak baik, tetapi Muri berusaha menepis hal itu demi tetap professional dan keberhasilan misi yang mereka jalankan. Bila penonton kurang jeli, mungkin akan mengira bahwa kecanggungan Muri disebabkan karena melihat sosok masa lalu ayahnya.

Tetapi karena Muri mengalami hal-hal pahit bersama Dan Forester selama beranjak dewasa dalam garis waktunya, ia terpaksa mengakui kecanggungan tersebut berdasarkan masa depan dalam versinya berjalan berbeda.

Untuk itu lah, Dan Forester bertekad menentukan masa depannya sendiri agar kehidupan masa depan yang dialami oleh Muri Forester, tidak seburuk yang Muri ceritakan ketika bertemu dengan masa lalu ayahnya.

Cameo Mengejutkan dari Bapak Susilo Bambang Yudhoyono

Bagi kamu yang sudah menonton film ini, mungkin tidak asing lagi dengan cameo dari mantan Presiden Republik Indonesia yaitu bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang lebih akrab kita sapa dengan nama SBY.

Cameo SBY The Tomorrow War

Cameo tersebut cukup membuat kagum, namun kali netizen Indonesia lebih cerdas dalam menanggapinya. Setelah dirasa terlalu overproud dalam kasus cameo Ray Sahetapy yang mengalami pemotongan adegan, kini mereka cukup mengapresiasi dan bangga dalam kadar yang wajar.

Penampakan bapak SBY yang cukup singkat dalam durasi 3 detik tersebut, muncul saat adegan media yang menyebutkan bahwa bapak SBY sedang berjabat tangan dengan pemimpin dunia lainnya; sebagai tanda, bahwa ia setuju untuk mengirim warga sipil dalam menyelamatkan dunia.

Adegan jabat tangan bapak SBY tersebut juga bukanlah adegan syuting yang baru, melainkan arsip video lama ketika beliau masih menjabat sebagai Presiden RI dulu.

Jawabannya Ada di Depan Matamu

Saat kembali di tahun 2022, wajah Dan Forester nampak hampa dan kosong. Ia berpikir bahwa misinya telah gagal karena tewasnya Muri. Tetapi yang ia tidak tahu, ia sedang membuat sebuah masa depan menurut jalannya sendiri, dengan serum yang berhasil ia bawa kembali.

Berkat Emmy Forester (Betty Gilpin)istrinya, Dan Forester menemukan logika yang cukup masuk akal:

Bila kita tidak bisa menghentikan The Whitespikes di masa depan, mengapa kita tidak menghentikannya saat ia tiba di bumi?

Ilustrasi The Whitespikes

Menurut analisa singkat Emmy, mereka bukannya gagal menghentikan The Whitespikes di masa depan; tetapi mereka dan suaminya menghentikan makhluk itu di tahun yang salah!

Dari analisa tersebut, akhirnya Dan Forester dibantu oleh dua rekannyaCharlie (Sam Richardson) dan Dorian (Edwin Hodge), juga The Volcano Boy (Seth Schenall)akhirnya mereka berhasil sampai ke dalam sumber inti permasalahan yang sebenarnya.

Penutup

Film yang bertemakan tentang waktu, memang selalu menjadi topik yang menarik untuk di bahas dan di ulas dengan seksama. Seperti The Tomorrow War yang berhasil menyajikan cerita yang tidak biasa, dengan ending yang tidak bergantung pada kekuatan garis waktu.

Dengan akses tayang pada Prime Video, kamu bisa menyaksikan The Tomorrow War tanpa perlu bingung mencari rekomendasi film menarik di masa pandemi. Semoga ulasan ini menggugah minat nonton kamu dan menambah wawasan kamu ya. Jangan lupa nyalakan tombol notifikasi, agar kamu tidak ketinggalan update dari Vian Everdeen dan sushi.id !

Artikel Asli