Lilis Suryani Penyanyi Top 1960-an Banyak Lahirkan Lagu Hits, Meninggal akibat Kanker Rahim

inewsid | Gaya Hidup | Published at 20/07/2021 15:00
Lilis Suryani Penyanyi Top 1960-an Banyak Lahirkan Lagu Hits, Meninggal akibat Kanker Rahim

JAKARTA, iNews.id - Nama Lilis Suryani sudah tidak asing di kancah musik Tanah Air. Sosoknya telah mewarnai industri musik Indonesia sejak era 1960-an, dan lagunya masih familiar hingga sekarang.

Bagaimana tidak, selama terjun di dunia musik sejak usia remaja di tahun 1963 hingga 1982, Lilis tercatat memiliki kurang lebih 500 lagu. Salah satu yang hits dan melekat pada sosoknya adalah Gang Kelinci, ciptaan Titiek Puspa.

Kariernya sebagai penyanyi terbilang sukses, hingga sempat diundang menyanyi di Istana Negara dan kenal dengan presiden saat itu yakni Bung Karno. Dia bahkan mempunyai single khusus untuk Ir Soekarno berjudul Oentoek Paduka Jang Mulia Presiden Soekarno.

Selain populer di Indonesia, nama Lilis Suryani pun harum hingga negeri-negeri tetangga seperti Malaysia, Singapura, hingga Filipina. Bahkan, penyanyi Malaysia, Siti Nurhaliza, mengaku kagum dengan Lilis Suryani dan dia menyanyikan kembali salah satu hits besar milik Lilis bertajuk Tiga Malam.

Setelah namanya bersinar di era 1960-an, Lilis Suryani tercatat tidak aktif lagi bermusik di tahun 2003. Diketahui, saat itu perempuan kelahiran 22 Agustus 1948 ini tengah menderita penyakit kanker rahim.

Lilis Suryani tutup usia pada 7 Oktober 2007. Dia meninggal dunia saat berusia 59 tahun di kediamannya di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Sebelum meninggal dunia, Lilis berjuang melawan kanker rahim yang dideritanya selama empat tahun.

Dia telah melakukan berbagai cara untuk sembuh, termasuk menjalani pengobatan di Singapura. Dia juga telah mencoba perawatan medis seperti kemoterapi, operasi hingga mencari jalan alternatif. Terakhir sebelum wafat, Lilis sempat terbaring di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan.

Lilis Suryani dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Pondok Kelapa, Jakarta Timur, 8 Oktober 2007. Dia meninggalkan ratusan karya musik, tiga anak, dan tujuh cucu.

Artikel Asli