Agar Lebih Menarik, Promosi Wisata Religi Harus Dikemas dengan Storytelling

okezone | Gaya Hidup | Published at 13/07/2021 08:02
Agar Lebih Menarik, Promosi Wisata Religi Harus Dikemas dengan Storytelling

DEPUTI Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Rizki Handayani Mustafa mengatakan, pentingnya pendekatan bercerita atau storytelling untuk mempromosikan wisata religi di Indonesia menjadi lebih menarik.

"Potensi wisata religi Indonesia sangat besar. Misalnya, wisata penyebaran Islam dari Sabang-Merauke, dikemas dengan storytelling, narasi. Kami berharap pemerintah daerah untuk aktif dan menggali itu, dan kami dari Kemenparekraf hadir memfasilitasi," kata Rizki dalam diskusi virtual, Senin 12 Juli 2021.

Ada pun Rizki menyinggung soal upaya kementeriannya bersama sejumlah objek seperti masjid yang memiliki nilai sejarah tinggi di dalamnya, seperti contohnya adalah Masjid Istiqlal di Jakarta.

"Ada beberapa strategi yang kita lakukan, seperti kerja sama dengan Masjid Istiqlal bagaimana untuk mengembangkan wisata religi, bagaimana Islam itu tak hanya untuk umat Muslim karena banyak hal yang bisa kita kembangkan," kata dia.

"Itu juga kenapa kami kerja sama dengan Istiqlal untuk membuat narasi, karena mereka punya sejarah dan keberagaman toleransi yang luar biasa," imbuh Rizki.

Menambahkan, ia mengatakan bentuk wisata religi pun bermacam-macam. Mulai dari mengunjungi tempat-tempat bernuansa Islami, ziarah sesuai syariah Islam, halal tourism, hingga wisata alam yang menawarkan keheningan tersendiri bagi pengunjungnya untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

"Berwisata alam -- keheningan alam bisa menjadi momen religi juga. Dan ini, kalau bisa dibuatkan cerita, menurut saya, sudah jadi bagian wisata religi. Bagaimana membuat perjalanan itu mengisi batin, karena wisata religi itu lebih ke mengisi pikiran dan hati," kata Rizki.

Artikel Asli