Kapasitas Penumpang 70% saat PPKM Darurat, Masih Berisiko Tularkan Covid-19?

Gaya Hidup | okezone | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 12:34
Kapasitas Penumpang 70% saat PPKM Darurat, Masih Berisiko Tularkan Covid-19?

KEBIJAKAN kapasitas penumpang kendaraan umum maksimal 70 persen saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM Darurat menjadi pertanyaan masyarakat. Banyak yang beranggapan menyebut kapasitas 70 persen penumpang masih terlalu banyak dan berpotensi menimbulkan penyebaran wabah penyakit covid-19.

Sebagaimana diketahui saat ini pemerintah telah menutup sejumlah fasilitas umum dan perkantoran dalam upaya mencegah penularan covid-19. Hanya kendaraan umum yang masih boleh beroperasi dengan jumlah penumpang maksimal 70 persen. Lantas, apakah masih ada potensi penularan covid-19?

Influencer kesehatan sekaligus dokter relawan covid-19 Muhamad Fajri Adda'i tidak memungkiri potensi penularan covid-19 mungkin masih ada. Terutama dengan kebijakan maksimal 70 persen penumpang kendaraan umum.

Info grafis PPKM Darurat. (Foto: Okezone)

"Cuma ketika sebagian besar kantor, mal, dan infrastruktur ditutup; otomatis yang naik juga sebenarnya akan berkurang secara alamiah. Apalagi tempat publik dan wisata juga ditutup. Jadi yang terpenting adalah protokol kesehatan di kendaraan umum tersebut," kata dr Fajri kepada MNC Portal beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan bahwa hal terpenting yang menjamin keberhasilan PPKM Darurat adalah sikap tertib, pengawasan, serta tata laksana yang ketat oleh petugas. Selain itu, konsistensi memberi peran penting untuk mencegah penularan covid-19.

"Kalau tidak ketat, tak hanya di tempat umum, di mana pun juga tidak akan menjadi efektif dan efisien pelaksanaan PPKM ini. Poin utamanya di pengawasan. Saya menekankan peraturan apa pun, poinnya harus diimplementasi, serta bagaimana memastikannya, konsistensinya," jelas dr Fajri.

Artikel Asli