Sehari 333 Balita di Jakarta Positif Covid-19, IDAI: Jangan Bawa Anak Keluar Rumah!

Gaya Hidup | okezone | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 12:17
Sehari 333 Balita di Jakarta Positif Covid-19, IDAI: Jangan Bawa Anak Keluar Rumah!

DKI Jakarta mencatat penambahan kasus Covid-19 tertinggi dalam sehari yaitu 9.439 kasus. Mirisnya, 333 kasus adalah anak berusia 0-5 tahun.

Ini mengartikan bahwa tren kasus Covid-19 pada anak masih cukup tinggi, khususnya di DKI Jakarta.

"Trend kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun masih bertambah. Sebanyak 14% dari 9.439 kasus positif hari ini (Selasa, 6 Juli 2021) adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun," terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

Anak Covid-19

Dari data tersebut, rinciannya yaitu 1.014 kasus adalah anak usia 6-18 tahun dan 333 kasus adalah anak usia 0-5 tahun. Sedangkan, 7.267 kasus adalah usia 19-59 tahun, dan 825 kasus adalah usia 60 tahun ke atas.

Dwi pun mengimbau agar para orangtua menjaga anak-anaknya lebih ketat di situasi seperti sekarang dan menghindari keluar rumah membawa anak-anak. "Sebisa mungkin lakukan aktivitas di rumah saja bersama anak, karena kasus positif pada anak saat ini masih tinggi," katanya.

Anak Pakai Masker

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof Aman Bhakti Pulungan pun mengimbau kepada semua orangtua agar di situasi seperti sekarang jadilah 'orangtua masa pandemi'. Artinya, menempatkan keselamatan anak di atas segalanya, salah satunya tidak membiarkan mereka keluar rumah.

"Untuk para orangtua yang memiliki anak, khususnya anak di bawah 2 tahun, jangan bawa-bawa itu anak keluar rumah. Kalau ngeyel bawa, salah itu orangtua," tegasnya saat berbincang di acara TanyaIDI episode 15: 'Apakah Anak Sudah Boleh Divaksinasi?' yang tayang di Youtube PB IDI, belum lama ini.

Prof Aman melanjutkan, "Jadi orangtua sabar dulu dong, anaknya jangan dibawa-bawa di situasi kayak gini. Kalau khawatir enggak ada yang jaga tapi tetap harus belanja, ya, belanja online kan bisa." "Percayalah pandemi ini berbahaya, anak bisa sakit anak bisa meninggal. Jadi, jangan bawa anak keluar rumah," tambahnya.

Artikel Asli