Segera Hadir, Pameran Pakaian Tradisional Wanita Jepang yang Berusia 1.500 Tahun

Gaya Hidup | limapagi.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 11:30
Segera Hadir, Pameran Pakaian Tradisional Wanita Jepang yang Berusia 1.500 Tahun

LIMAPAGI - Pakaian merupakan salah satu bentuk sejarah budaya dalam sebuah negara. Bergantinya zaman maka berganti pula model dari sebuah pakaian. Inilah yang pada akhirnya akan menciptakan sebuah sejarah dari busana tradisional.

Kimono yang merupakan pakaian tradisional wanita Jepang menjadi salah satu bagian penting secara budaya dari Negeri Sakura tersebut. Sebagai pakaian tradisional, kimono mengalami perubahan dari zaman ke zaman.

Untuk mengenalkan kembali sejarah kimono, sebuah pameran langkah segera di gelar. Pameran tersebut akan menampilkan sejarah kimono dari 1.5000 tahun lalu dengan fokus pada teknik pewarnaannya. Pameran ini akan digelar di pusat kota Shibuya, Tokyo.

Pameran ini merupakan hasil koloborasi Kyoto Dyeing and Weaving Cultural Association dengan Bunka Gakuen Costume Museum. Bunka Gakuen Costume Museum sudah sering mengadakan pameran sejarah pakaian tradisional dari berbagai budaya.

Nantinya, pameran ini akan menyoroti kimono wanita dan teknik pewarnaan dari periode Kofun (sekitar 300 hingga 538 masehi) hingga era kontemporer.

(soranews24.com) Baju kimono dari Periode Nara (710-794 Masehi)

Pameran ini akan berada di dua lantai dari Bunka Gakuen Costume Museum. Lantai dua akan menjadi ruang pameran dimana kimono dibuat ulang mengikuti model dari periode Kofun hingga period Meiji (1868-1912).

Setiap kimono tersebut dipasang pada sebuah manekin sehingga pengunjung dapat melihat perubahan kimono wanita dari zaman ke zaman.

Sedangkan di lantai pertama, pengunjung akan disajikan kimono dari koleksi milik Bunka Gakuen Costume Museum dari periode Meiji hingga kimono yang dibuat dalam beberapa tahun terakhir.

(soranews24.com) Kimono yang ditampilkan di lantai 1 Bunka Gakuen Costume Museum

Pameran ini akan dibuka mulai 15 Juli hingga 28 September. Harga tiketnya dibanderol 500 Yen atau Rp65 ribu untuk tiket masuk reguler, 300 Yen atau Rp39 ribu untuk mahasiswa dan pelajar sekolah menegah atas, dan 200 Yen atau Rp26 ribu untuk siswa sekolah menengah dan sekolah dasar.

Dengan hadirnya pameran ini, pihak Kyoto Dyeing and Weaving Cultural Association dan Bunka Gakuen Costume Museum meyakini bahwa mereka yang menyukai sejarah dan penggemar kimono pasti akan menikmati pameran tersebut.

Kami nyakin mereka akan mendapatkan banyak hal dari pameran yang kami buat ini, ujar salah satu perwakilan Kyoto Dyeing and Weaving Cultural Association, sebagaimana dikutip dari Soranews24 , Rabu, 7 Juli 2021.

Artikel Asli