Rahasia dan Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah dari Dermatolog

Gaya Hidup | limone.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 03:40
Rahasia dan Cara Mengecilkan Pori-Pori Wajah dari Dermatolog

Tentunya, memiliki masalah kulit merupakan suatu hal yang akan dihindari oleh kebanyakan orang, dan salah satunya adalah pori-pori yang besar. Ketika mendapati permasalahan tersebut, maka hal ini perlu segera diatasi agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi wajah. Namun pertanyaannya, bagaimana cara mengecilkan pori-pori wajah?

Jangan khawatir, karena LIMONE telah menghubungi dr. Pusfana Meidelia, MM., Sp.KK , Spesialis Kulit dan Kelamin dari RSIA Grha Bunda Antapani Bandung, Brawijaya Clinic Bandung, dan Tivaza Clinic Bandung yang akan menjawab secara detail terkait masalah pori-pori wajah.

Apa Itu Pori-pori?

cara mengecilkan pori-pori
Foto: www.freepik.com

Pori-pori adalah suatu lubang kecil pada permukaan kulit yang berhubungan dengan unit folikel pilosebasea , yaitu folikel rambut disertai dengan kelenjar sebasea atau kelenjar minyak yang melekat pada dindingnya. Di mana kelenjar tersebut berfungsi untuk memproduksi sebum atau minyak, jelasnya.

Dokter Pusfana menambahkan bahwa sebenarnya pori-pori bisa dilihat dengan mata telanjang, yakni berukuran250-500mikrometer. Serta berbentuk bundar seperti mangkuk kecil yang terdapat relief kulit menyerupai bola golf, tambahnya.

Pada dasarnya, pori-pori terdapat pada seluruh permukaan tubuh kecuali telapak tangan dan kaki. Namun biasanya akan tersebar dengan jumlah yang banyak pada area wajah, terutama hidung dan pipi.

Normalnya, orang yang secara genetik memiliki jenis kulit berminyak maka akan cenderung memiliki pori-pori yang besar, karena aktif memproduksi minyak melalui saluran bukaan yang lebih lebar, paparnya.

Menurut Dokter Pusfana, memiliki pori-pori bukanlah menjadi hal yang buruk. Karena seseorang yang memiliki pori-pori besar akan memproduksi minyak yang banyak dan biasanya juga lebih banyak menghasilkan kelembapan alami kulit. Sehingga akan lebih lambat mengalami proses penuaan serta kerutan.

Ditambah lagi dengan seiring pertambahan usia, di mana elastisitas dan regangan kulit akan semakin berkurang. Maka semakin lama akan membuat ukuran pori-pori tampak lebih membesar, ujarnya.

Mengapa Seseorang Memiliki Pori-pori yang Besar?

cara mengecilkan pori-pori
Foto: www.freepik.com

Sesungguhnya, secara alamiah ukuran pori-pori seseorang diturunkan secara genetik. Selain itu, masing-masing pori-pori umumnya juga berhubungan dengan kelenjar sebasea , karena sebum atau minyak akan dikeluarkan melalui kelenjar tersebut.

Oleh karena itu, ukuran pori-pori berhubungan langsung dengan ukuran kelenjar minyak. Pori-pori yang besar manandakan ukuran kelenjar minyak yang besar, dan tentunya memproduksi minyak dengan lebih banyak. Sehingga, orang yang memiliki pori-pori besar akan memproduksi minyak lebih banyak daripada orang yang memiliki pori-pori kecil, tuturnya.

Akan tetapi, penyebab pori-pori menjadi besar merupakan suatu hal yang sangat multifaktorial dan kompleks. Namun hal tersebut bisa didasari oleh beberapa hal, yakni

Tak hanya itu, terdapat salah satu kebiasaan buruk yang mungkin dilakukan oleh sebagian orang yakni mengangkat komedo dengan menggunakan jari.

Kebiasaan melakukan pemencetan komedo akan menyebabkan kerusakan pada permukaan kulit yang ireversibel. Aktivitas tersebut akan meregangkan elastisitas kulit di sekeliling pori-pori sehingga membuat lubang tersebut melebar dan membesar, ucapnya.

Dokter Pusfana juga menambahkan bahwa kondisi tersebut tentunya membuat pori-pori tidak akan kembali ke bentuk dan ukuran semula.

Apa Dampak dari Pori-pori yang Membesar?

Foto: www.freepik.com

Meski termasuk ke dalam masalah kelainan kulit yang ringan, akan tetapi ketika memiliki pori-pori besar pada wajah terkadang sering menimbulkan keluhan terhadap penampilan. Sehingga menimbulkan dampak negatif seperti rasa malu, menurunnya rasa percaya diri, dan memiliki persepsi diri yang negatif. Serta dapat memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan, kata Dokter Pusfana.

Pori-pori yang besar merupakan salah satu ciri dari kulit berminyak, dan wanita dengan kulit berminyak sering merasa kesulitan dalam menggunakan makeup karena memiliki permukaan kulit yang tidak rata dan mengilap. Mereka juga merasa kalau keadaan kulit yang berminyak akan merusak khasiat dari skin care dan kosmetik yang digunakan, paparnya.

Contoh dari kondisi tersebut adalah lapisan foundation yang menjadi cepat luntur dan mengakibatkan pengaplikasian pada kulit menjadi tidak merata. Tak hanya itu, memiliki pori-pori besar pada wajah juga akan membuat tampilan kulit terlihat kurang sehat, struktur kulit menjadi tampak tidak mulus, dan wajah bisa terlihat lebih tua, tambahnya.

Kondisi pori-pori yang besar juga akan meningkatkan kemungkinan timbulnya masalah kulit yang lain, seperti jerawat dan komedo, terutama pada orang-orang dengan jenis kulit berminyak.

Bagaimana Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah?

cara mengecilkan pori-pori
Foto: www.freepik.com

Memiliki pori-pori yang berukuran besar memang sering dikeluhkan oleh sebagian orang. Namun jangan khawatir karena terdapat cara mengecilkan pori-pori wajah. Hal ini tentunya bertujuan untuk mengurangi produksi sebum atau minyak, menghilangkan folikel rambut atau mengurangi ukuran dan pertumbuhannya, serta meremajakan kulit.

Modalitas pengobatan saat ini untuk mengecilkan pori-pori yang besar, meliputi penggunaan obat oles yang mengandung retinoid acid dan turunannya, serta pengelupasan secara kimiawi ( chemical peeling ). Selain itu, terdapat obat minum yang mengandung hormon antiandrogen dan yang terbaru yaitu dengan laser serta alat berbasis energi lainnya, jelas Dokter Pusfana.

Meski ada banyak produk yang menyatakan dapat mengurangi ukuran pori-pori, akan tetapi pada akhirnya produk-produk tersebut dirasa kurang efektif sebagai salah satu cara menghilangkan pori-pori.

Pengobatan topikal

Pengobatan topikal dengan menggunakan obat oles menawarkan berbagai macam jenis obat dengan hasil yang terbukti efektif dapat mengecilkan pori-pori.

Chemical peeling

Cara mengecilkan pori-pori yang paling baik adalah dengan menjaga pori-pori agar tetap bersih. Hal ini bisa dilakukan dengan tindakan eksfoliasi dan proses pengelupasan kulit, baik dengan krim perawatan atau cairan kimia, tuturnya.

Penggunaan laser

Adanya laser dan alat-alat berbasis energi lainnya, menawarkan pilihan terapi yang secara konstan dapat meningkatan efek anti - aging yang akan tersebar secara merata pada kulit.

Meski terdapat berbagai pilihan mulai dari terapi topikal, oral, dan alat-alat berbasis energi, akan tetapi cara mengecilkan pori-pori wajah yang besar tetap menjadi sebuah tantangan di bidang estetik.

Dalam penelitian terbaru, ada pula yang melaporkan bahwa satu kali tindakan microbotox dapat memberikan hasil yang efektif dan aman dalam mengurangi ukuran pori-pori pada wajah. Juga tampak adanya penurunan jumlah produksi minyak dan perbaikan pada tekstur kulit, ungkap Spesialis Kulit dan Kelamin yang satu ini.

Apakah Bisa Menggunakan Bahan-bahan Alami untuk Mengecilkan Pori-pori?

Foto: www.freepik.com

Untuk mengatasi masalah kulit tanpa menimbulkan efek samping yang bisa digunakan dalam jangka panjang, biasanya terdapat bahan-bahan alami banyak disarankan untuk digunakan mengecilkan pori-pori.

Enantia chlorantha

Terdapat penelitian mengenai ekstrak tumbuh-tumbuhan yang berasal dari pohon Enantia chlorantha ( Whitewood Afrika), yang tumbuh di hutan Nigeria Utara dan Angola. Selain itu, bahan alami ini juga tumbuh di hutan tropis daerah Afrika lainnya, seperti Kamerun, Gabon, dan Congo, tuturnya.

Dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa Enantia chlorantha stem bark extract yang terdapat pada sediaan obat oles yang mengandung anti-acne , diketahui memiliki kandungan zat protoberberine yang kerjanya tepat pada unit pilosebasea dengan menghambat pertumbuhan folikel rambut di wajah dan/atau di badan, ujarnya lagi.

Tidak hanya itu, Enantia chloranthabark extract yang dikombinasi dengan oleanolic acid dari pohon zaitun juga diketahui memiliki efek astringent yang memberikan khasiat efektif untuk berbagai masalah kulit, seperti mengecilkan pori-pori, mengontrol produksi sebum, mengurangi kilap pada wajah, serta memperbaiki tekstur kulit, tambahnya.

Jamur formes officinalis

Dokter Pusfana juga menuturkan bahwa terdapat penelitian terkait ekstrak jamur Formes officinalis , suatu jamur golongan basidiomycetes yang tumbuh di wilayah Eropa Timur. Ekstrak jamur tersebut memiliki efek sebagai astringent, sehingga dapatmengencangkan pori-pori dan melembapkan kulit.

Kacang lentil

Bahan alami lainnya yang diketahui kaya akan kandungan ologosakarida yakni berasal dari ekstrak tumbuhan Lens esculenta atau disebut juga dengan kacang lentil, merupakan sejenis tumbuhan penghasil kacang.

Tumbuhan ini berbentuk seperti semak-semak yang dikenal karena bentuk biji-bijinya sepertilensa. Ekstrak dari Lens esculenta yang kaya akan oligosakarida ini dapat digunakan pada berbagai produk perawatan kulit yang diketahui memiliki efek dalam mengecilkan pori-pori, menghaluskan, serta memperbaiki tekstur kulit, paparnya.

Lens esculenta seed extract diketahui dapat bekerja pada tiga aksi, yaitu mengurangi produksi sebum, mengencangkan kulit di sekitar dinding pori-pori, dan memperbaiki proses keratinisasi pada kulit. Ketiga hal ini bertanggung jawab dalam memperbaiki tampilan kulit menjadi lebih mulus karena ukuran pori-pori yang mengecil, tambahnya.

Mastic gum

Mastic gum adalah getah tumbuh-tumbuhan yang berasal dari pohon mastic yang diketahui sebagai semak-semak dari pohon cemara yang tumbuh di dataran Yunani di daerah Chios. Getah dari pohon mastic tersebut diketahui memiliki kandungan yang berkhasiat sebagai astringent, memiliki efek anti-inflamasi, dan antimikroba, ujar Dokter Pusfana.

Mastic gum dikenal dengan kemampuannya dalam memperbaiki kesehatan kulit. Bahan ini bekerja dengan cara mengontrol produksi sebum sehingga mengurangi kondisi kulit yang berminyak dan juga dapat mengatasi jerawat.

Efeknya juga sangat baik bila digunakan sebagai astringent. Serta dapat mengencangkan, meratakan permukaan kulit, dan memperbaiki tekstur kulit sekaligus mengurangi ukuran pori-pori, ucapnya.

Apakah Bisa Mencegah Pori-pori Agar Tidak Membesar?

cara mengecilkan pori-pori
Foto: www.freepik.com

Meski secara alami ukuran pori-pori telah diturunkan secara genetik, akan tetapi kita masih bisa melakukan beberapa tindakan pencegahan agar ukurannya tidak bertambah besar.

Gunakan produk non-komedogenik

Non-comedogenic artinya tidak menyebabkan sumbatan pada pori-pori. Karena bila pori-pori tersumbat, maka ukurannya akan lebih melebar, sehingga dapat membuat pori-pori terlihat menjadi lebih jelas, paparnya.

Memilih produk perawatan water-based

American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan produk-produk oil-free , termasuk makeup dengan kandungan water-based . Karena seseorang dengan kulit berminyak akan mendapatkan manfaat yang baik dari produk yang tinggi kandungan humektannya (kandungan pelembap yang dapat mengikat air) dibanding yang banyak mengandung minyak, jelasnya.

Mencuci wajah secara rutin

Menurut Dokter Pusfana, mencuci wajah sebanyak dua kali sehari dapat membersihkan minyak dan kotoran yang menempel pada pori-pori. Hal ini juga bisa mencegah sumbatan pada pori dan mengurangi minyak berlebih, sehingga bisa menyamarkan pori-pori. Serta jangan lupa untuk selalu membersihkan wajah setelah olahraga.

Meski berkeringat sangat baik untuk kulit, akan tetapi jika keringat dibiarkan menempel pada permukaan kulit tentunya akan membuat pori-pori dapat tersumbat. Namun jangan mencuci muka terlalu sering," tuturnya.

"Karena hal tersebut dapat menimbulkan gangguan fungsi barrier kulit yang akan merangsang sebum keluar dari ujung folikel ke permukaan kulit. Sehingga membuat kulit menjadi lebih berminyak dan mengilap, imbuh Dokter Pusfana.

Pilih sabun muka dengan kandungan gel-based

Gel-based cleanser tentunya akan cocok digunakan untuk seseorang yang memiliki jenis kulit berminyak. Dengan produk berbahan dasar gel, tentunya akan membantu membersihkan minyak pada wajah, sehingga dapat membantu menyamarkan pori-pori.

Melakukan eksfoliasi

Salah satu cara menyamarkan pori-pori adalah melakukan tindakan eksfoliasi. Seseorang dengan kulit berminyak sebaiknya melakukan pengelupasan sebanyak satu sampai dua kali dalam seminggu untuk membersihkan berbagai partikel, mulai dari kotoran, sel kulit mati, dan minyak berlebih yang bisa menyumbat pori-pori, anjurnya.

Namun, Dokter Pusfana menyarankan untuk tidak melakukan eksfoliasi lebih dari dua kali dalam satu minggu. Karena hal tersebut dapat membuat kulit menjadi kering dan tentunya ketika kulit menjadi kering maka pori-pori akan terlihat lebih besar.

Mencuci wajah dengan benar dan melakukan pengelupasan serta eksfoliasi untuk menghilangkan minyak berlebih, merupakan bagian penting dalam perawatan kulit yang harus dilakukan secara rutin oleh orang-orang yang memiliki jenis kulit berminyak, sarannya.

Menggunakan pelembap

Meski memiliki kulit berminyak, akan tetapi jenis kulit ini tetap membutuhkan pelembap setiap harinya. Untuk itu, pilihlah produk dengan kandungan oil-free yang dapat mengurangi pori-pori yang membesar.

Pelembap ini dapat membantu menghidrasi dan melembutkan kulit, sehingga membuat minyak yang keluar dari kelenjar sebasea akan berpenetrasi ke lapisan kulit yang lebih dalam, tutur Dokter Pusfana.

Dengan cara ini, pelembap dapat mencegah tersumbatnya pori-pori yang disebabkan oleh minyak. Sehingga membuat pori-pori wajah menjadi lebih samar.

Menggunakan sunscreen

Tentunya menjadi sangat penting untuk menjaga kulit dari paparan sinar matahari. Pasalnya, sinar matahari yang berlebih dapat menyebabkan kulit menjadi kering, sehingga membuat pori-pori tampak lebih besar.

Atasi keluhan jerawat

Jerawat merupakan salah satu penyebab tersumbatnya pori-pori, menyebabkan pori-pori akan terlihat lebih jelas. Untuk itu, kamu bisa menggunakan produk-produk yang mengandung retinol di malam hari, sehingga dapat mencegah dan mengatasi masalah jerawat yang ringan.

Perlakukan kulit dengan lembut

Menggosok wajah dengan kasar tentunya tidak akan membuat kulit menjadi lebih bersih. Kegiatan tersebut justru akan membuat kulit menjadi iritasi dan pori-pori terlihat lebih besar.

Mencungkil , memencet, atau menggali hingga ke dalam pori-pori juga akan mengiritasi kulit dan membuat pori-pori akan terlihat lebih jelas. Untuk itu, perlakukanlah kulitmu dengan sangat lembut, sarannya.

Kesimpulan

cara mengecilkan pori-pori

Jika cara mengecilkan pori-pori, pencegahan, dan berbagai produk perawatan telah digunakan namun masih dirasa kurang efektif, maka Dokter Pusfana menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter yang lebih ahli.

Ketika mengalami masalah kulit yang lebih berat seperti keluhan jerawat meradang dan kemerahan, sebaiknya segera menemui dokter yang kompeten untuk penanganan lebih lanjut. Begitu pun untuk mengatasi masalah kulit yang lebih kompleks seperti kulit kendur, anjurnya.

Perlu diingat bahwa seiring dengan pertambahan usia, maka elastisitas kulit akan berkurang dan mulai mengendur, sehingga pori-pori akan terlihat lebih besar. Untuk itu, disarankan mengunjungi dokter agar bisa mengatasi masalah-masalah tersebut.

Board-certified dermatologist , Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin yang kompeten akan memeriksa kondisi kulitmu dan merencanakan tindakan-tindakan apa saja yang dapat dilakukan untuk mengencangkan kulit. Banyak pilihan prosedur tindakan yang dapat dilakukan dan tidak membutuhkan downtime yang lama, ungkapnya.

Dokter Pusfana menambahkan bahwa terdapat beberapa tindakan yang nantinya akan dianjurkan oleh dokter, yakni microneedling atau laser resurfacing serta pilihan prosedur perawatan kulit non-invasif lainnyayang dapat mengurangi penampakan pori-pori yang besar. Selain itu juga dapat mengatasi keluhan acne scar (jaringan parut bekas jerawat) dan masalah-masalah kulit lain, paparnya.

Artikel Asli