Pasien Covid Hilang Indra Penciuman 90 Persen Tidak Masuk ICU

Gaya Hidup | limapagi.id | Published at Rabu, 07 Juli 2021 - 09:30
Pasien Covid Hilang Indra Penciuman 90 Persen Tidak Masuk ICU

LIMAPAGI - Setiap orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 memiliki gejala yang berbeda-beda. Salah satu gejala yang kerap hadir pada beberapa pasien Covid-19 adalah hilangnya indra perasa dan penciuman.


Jika dalam bahasa medis, kehilangan indra penciuman dikenal dengan anosmia. Mengutip dari berbagai sumber bahwa anosmia adalah salah satu kondisi yang mana indra penciuman manusia tidak dapat bekerja secara efektif.


Gejala anosmia termasuk ke dalam kategori gejala ringan pasien Covid-19. Tak memiliki perhitungan waktu yang tepat atau benar untuk waktu anosmia pada seseorang.


Namun, pada salah satu akun dokter di TikTok yaitu akun @Dr.findriliasavira menjelaskan pada sebuah konten mengenai anosmia. Dr Findri mengatakan bahwa pasien Covid-19 dengan gejala anosmia adalah sebuah pertanda baik.

@dr.findriliasanvira

Pasien COVID 19 > Kehilangan indra penciuman > PETANDA BAIK!!! #dokfin #dokfinsharing #covid #covid19

original sound - Dr.findriliasanvira


Kehilangan indera penciuman pada pasien Covid-19 itu pertanda baik loh. kata dr Findri


Tak asal bicara, dr Findri menjelaskan perkataan ini berdasar beberapa jurnal kesehatan dan WHO. Dr Findri menjelaskan bahwa pada jurnal tersebut jika pasien Covid memiliki gejala anosmia merupakan sebuah pertanda baik yang mana virus Covid dalam tubuh tidak parah.


Anosmia atau kehilangan indra penciuman ini bisa menjadi pertanda bahwa Covid kamu tidak parah atau berarti prognosisnya baik. jelas dr Findri.


Kemudian dr Findri menjelaskan bahwa anosmia ini terjadi karena virus Covid menyebabkan reaksi inflamasi di dalam tubuh. Sehingga menghasilkan sel-sel peradangan yang menyebabkan proses degenerasi indera penciuman.


Tetapi menurut dr Findri anosmia merupakan salah satu mekanisme pertahanan diri manusia terhadap virus Covid-19. Kemudian menurut dr Findri juga hampir 90 persen pasien Covid dengan gejala anosmia tidak berakhir di ICU.


Hampir 90 persen pasien Covid-19 dengan gejala anosmia tidak berakhir di ICU. Karena keparahan penyakitnya sangat ringan. Sebaliknya, beberapa pasien di ICU tidak pernah merasakan gejala anosmia. jelas dr Findri.

Artikel Asli