Hati-hati Moms! Ini Alasan Mengapa Membersihkan Telinga Bayi jadi Sangat Berisiko

Gaya Hidup | herstory | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 09:00
Hati-hati Moms! Ini Alasan Mengapa Membersihkan Telinga Bayi jadi Sangat Berisiko

Merawat dan mengurus anak terutama pada bayi yang baru lahir tak dapat dilakukan secara sembarangan. Salah satunya adalah merawat kebersihan telinga anak.

Saat bertemu bidan atau suster, Moms perlu bertanya cara-cara membersihkan tubuh anak termasuk telinga kepada bidan atau perawat bayi.

Dikutip dari berbagai sumber, (28/05/2021) pada bayi yang baru lahir, biasanya pembersihan tubuh dan telinga bayi dilakukan dengan mengelap di bagian luarnya saja.

Hal ini karena pada tubuh anak masih banyak terdapat jaringan lemak. Bahkan di usia anak sekolah, pembersihan telinga cukup dilakukan di luarnya saja.

Jika berusaha mengambil kotoran telinga secara tidak hati-hati, bisa-bisa kotoran itu malah terdorong ke dalam, Moms.

Jika kotoran terdorong ke dalam, tentu akan lebih sulit lagi mengeluarkannya. Maka dari itu, Moms bisa menggunakan minyak pelunak kotoran telinga.

Minyak pelunak tersebut akan bekerja melunakan yang nantinya kalau dibawa ke dokter kita bisa semprot sehingga keluar kotorannya dengan sendirinya.

Pembersihan telinga biasanya dilakukan oleh dokter dalam 4 sampai 6 bulan sekali.

Pembersihan telinga ini juga tak disarankan untuk dilakukan secara mandiri. Hal ini bisa membuat telinga berisiko mengalami luka atau gangguan lainnya.

Beauty, suka topik artikel dari HerStory? Baca informasi menarik seputar wanita dan juga working moms lainnya di herstory.co.id segera, ya!

Artikel Asli