Putus Mata Rantai, Tips agar Tak jadi Generasi Sandwich Terus Menerus

Gaya Hidup | okemom.com | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 07:47
Putus Mata Rantai, Tips agar Tak jadi Generasi Sandwich Terus Menerus

Istilah generasi sandwich sudah lama melekat di masyarakat Indonesia. Biasanya ditujukan bagi orang yang terjebak oleh generasi atas dan bawah dalam konteks keuangan.

Sama halnya dengan roti sandwich , terdiri dari lapisan atas, tengah dan bawah. Sandwich menggambarkan seseorang yang harus membiayai keperluan orangtua (generasi atas), diri sendiri dan anak (generasi bawah) secara bersamaan.

Akibatnya, timbul masalah baru yang harus diselesaikan terkait cara mengelola uang. Tak sedikit orang merasa kewalahan dan ingin memutus mata rantai tersebut. Namun, adakah tips agar tak jadi generasi sandwich terus menerus?

1. Cobalah mengatur pengeluaran sebaik mungkin

Cara Menghitung Pengeluaran Bulanan
Source: Canva.com

Tips pertama membenahi masalah keuangan yakni mencatat pendapatan dan pengeluaran. Tujuannya agar pasak tak lebih besar daripada tiang. Sehingga jadi lebih disiplin dan hati-hati ketika mengeluarkan uang.

Setelah mencatat pendapatan, cobalah membagi uang menjadi beberapa bagian misalnya untuk diri sendiri, keperluan orangtua atau anak dan istri jika sudah menikah.

Selanjutnya buat catatan pengeluaran bulanan seperti uang untuk makan, transportasi atau biaya sekolah si kecil. Jangan lupa selalu sediakan buku untuk menuliskan pengeluaran sekecil apa pun.

2. Pilih gaya hidup minimalis

Cara Agar Cepat Kaya ala Milenial
Source: Canva.com

Hidup minimalis terkadang disamaratakan dengan pelit, sehingga banyak yang enggan menerapkan konsep ini dalam kehidupan. Padahal, jika rutin diterapkan maka dampaknya akan terlihat.

Minimalis adalah gaya hidup sederhana. Misalnya, saat membeli barang yang diutamakan adalah daya pakai bukan gengsi semata. Ketika membeli pakaian, pertimbangannya yakni kenyamanan, daya pakai dan biaya.

Lebih baik membeli baju biasa yang nyaman dengan harga lebih murah daripada mewah namun menguras isi dompet. Contoh lainnya yaitu membeli mesin kopi sendiri daripada harus membeli kopi kekinian dengan harga mahal setiap hari.

Belajar hidup minimalis mengajarkan untuk selalu berhati-hati mengeluarkan uang. Agar di akhir bulan tak perlu kewalahan memenuhi kebutuhan harian dengan sisa uang yang semakin menipis.

3. Tak ada salahnya mencoba cari pekerjaan tambahan

Haruskah Mencari Uang Tambahan
Source: Canva.com

Banyak yang mengatakan kalau usia muda adalah waktu tepat untuk memperluas jaringan pertemanan dan memupuk kekayaan. Sebab, stamina dan semangat tubuh sedang melonjak tinggi di masa ini.

Oleh sebab itu, tak ada salahnya mencoba mencari pekerjaan tambahan demi menambah pos pendapatan. Guna memenuhi kehidupan sehari-hari. Misalnya menjadi barista atau pelayan restoran di akhir pekan.

Walaupun kerja paruh waktu hasilnya tidak begitu besar, namun uangnya bisa digunakan untuk makan atau ditabung. Namun, jika dirasa berat, cobalah berniaga kecil-kecilan di lokapasar yang tak memerlukan modal besar.

4. Wajib memiliki tabungan

Tips Menabung Ala Milenial
Source: Canva.com

Jika sudah terjebak menjadi generasi sandwich , maka cara mengatasinya yakni tidak meneruskannya ke generasi selanjutnya. Demi memutus mata rantai kemiskinan dalam keluarga.

Agar aman dan sejahtera di masa tua, persiapkan dana dengan menabung atau mengambil asuransi seperti kesehatan atau pensiun.

Karena tidak ada yang bisa memprediksi masa depan, sehingga yang harus dilakukan yaitu mempersiapkan bekal. Mulailah menyisihkan uang demi mendapatkan hari tua yang damai.

Tanpa perlu memikirkan bagaimana cara mencukupi kebutuhan harian setelah tidak bekerja dan merepotkan anak hingga cucu. Orangtua bukanlah jaminan begitupula, anak bukan aset orang tuanya di masa mendatang.

5. Jangan takut melakukan investasi

Bagaimana Memulai Saham
Source: Canva.com

Kalangan millennials kini sudah tak mulai berinvestasi, baik melalui saham, reksadana, mata uang crypto hingga logam mulia. Namun, tak sedikit yang enggan mencoba berinvestasi, lantaran tidak tahu cara mainnya hingga takut.

Padahal, investasi mampu menambah kekayaan tanpa perlu bekerja. Dengan berinvestasi, uang yang dimiliki akan digunakan untuk biaya produksi suatu perusahaan.

Sehingga, apabila meraup keuntungan maka nantinya uang akan dikembalikan melebihi modal yang dipinjamkan. Fakta uniknya, beberapa emiten saham produknya sering dipakai sehari-hari seperti sabun, provider internet bahkan bank.

Nah, itulah tips agar tak jadi generasi sandwich , sudah semestinya kesalahan dalam mengelola uang harus diatasi sebaik mungkin demi memutus mata rantai bagi generasi selanjutnya.


ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Artikel Asli