Benarkah Pasangan Menikah Muda Rentan Bercerai? Ini Menurut Psikolog

Gaya Hidup | okemom.com | Published at Jumat, 28 Mei 2021 - 07:47
Benarkah Pasangan Menikah Muda Rentan Bercerai? Ini Menurut Psikolog

Tak sedikit orang yang memiliki keinginan untuk segera menikah dan memiliki keluarga baru. Namun, membangun keluarga yang sempurna tentu tidak semudah yang dibayangkan. Banyak orang yang beranggapan bahwa dengan menikah maka perjalanan cinta akan segera berakhir menyenangkan.

Padahal kenyataannya, selama pernikahan tentu akan ada beragam masalah yang akan menghampiri, terlebih bagi para pasangan yang menikah di usia muda yang cenderung memiliki banyak tantangan.

Apabila tak menangani masalah dengan baik, perceraian terkadang menjadi jalan keluar bagi para pasangan muda. Lalu, apakah benar pasangan yang nikah mudah lebih rentan bercerai?  Berikut tanggapan Ikhsan Bella Persada M.Psi selaku Konsultan Psikolog OKEMOM.

Pernikahan dini rentan mengalami perceraian

nikah muda rentan bercerai
Source: Freepik

Menikah bukan hanya sebatas ijab kabul saja. Sebab, pada kenyataannya banyak sekali hal yang harus dipersiapkan sebelum menikah. Terlebih mempersiapkan mental untuk membangun rumah tangga. Sayangnya, banyak orang yang justru mengabaikan kesiapan mental ini.

“Beberapa penelitian menyebutkan bahwa memang pernikahan di usia muda, yakni di bawah usia 21 tahun memiliki risiko perceraian dini. Sebab, pada usia tersebut, emosi seseorang masih dikatakan belum stabil,” ujar Ikhsan saat dihubungi OKEMOM secara virtual, Kamis (27/5).

Tak hanya itu, proses pencarian jati diri juga menjadi salah penyebab terjadinya perceraian di usia muda.

“Bahkan, di usia tersebut tak sedikit orang yang masih mencari identitas jati dirinya. Jadi, masih fokus pada diri sendiri. Sedangkan apabila sudah nikah, kita tidak bisa seperti itu. Banyak hal yang harus dipikirkan tak hanya diri sendiri saja,” tambahnya.

Penyebab dan faktor pemicu terjadinya perceraian usia dini

penyebab perceraian
Source: Freepik

Selain faktor kematangan emosi para pasangan muda yang masih belum stabil, ada beberapa penyebab yang juga menjadi alasan mengapa pasangan yang nikah muda rentan bercerai.

“Selain kematangan emosi masing-masing individu, faktor kesiapan mental laki-laki yang belum stabil untuk menanggung nafkah juga menjadi salah satu pemicu terjadinya perceraian pada pasangan muda. Apabila hal ini terjadi, bisa menimbulkan masalah lain, seperti kurangnya komunikasi untuk memecahkan masalah dan yang paling umum yaitu adanya kekerasan dalam rumah tangga akibat tak mampu menangani masalah,” kata Ikhsan.

Dampak perceraian di usia muda

nikah muda rentan bercerai
Source: Freepik

Menikah di usia muda dan di usia matang tentu berbeda. Banyak pertimbangan yang memang harus dipikirkan apabila ingin menikah di usia muda. Sebab, apabila terjadi perceraian, akan ada beberapa dampak yang mungkin dirasakan para pasangan, termasuk munculnya rasa trauma.

“Dampaknya bisa menimbulkan trauma tersendiri bagi pasangan sehingga bisa menimbulkan trust issues . Tak hanya itu, bagi sebagian orang bahkan bisa menimbulkan depresi lantaran mengalami hal tidak menyenangkan.

Bahkan, perceraian juga bisa membuat rasa percaya diri menurun karena menganggap gagal dalam menjalani pernikahan lantas timbul perasaan bersalah,” jelasnya.

Rentang usia yang disarankan untuk menikah

rentang usia untuk menikah
Source: Freepik

Sebenarnya tidak ada acuan berdasarkan usia yang mengharuskan seseorang untuk segera menikah. Namun, menikah di usia matang memang lebih disarankan dibandingkan menikah pada usia muda. Tak hanya itu, kesiapan mental dan ekonomi juga sangat diperlukan.

“Usia untuk menikah yang ideal itu kalau berdasarkan perkembangan, yaitu berkisar antara 22 – 25 tahun. Namun, balik lagi bahwa menikah itu tidak bisa kita acukan berdasarkan usia aja, tetapi perlu kesiapan dari faktor faktor lainnya juga. Jangan sampai seseorang belum siap, baik dari segi mental atau ekonomi, namun dipaksakan menikah itu bisa berbahaya,” tambahnya.

Hal penting yang perlu dilakukan sebelum menikah

melakukan konsultasi pranikah
Source: Freepik

Sebelum memutuskan untuk menikah muda, para calon pasangan sebaiknya mempersiapkan diri dengan melakukan konsultasi pranikah. Hal ini sebagai upaya memahami sejauh mana kesiapan mental para pasangan.

“Konsulasi pranikah ini sebagai edukasi dan memahami sejauh mana persiapan diri kita dalam menghadapi pernikahan. Agar pondasi untuk menjalani pernikahan nantinya akan lebih kuat. Dengan begitu, para calon pasangan akan menemukan gaya pemecahan masalah satu sama lain. Selain itu, sadari juga bahwa dengan menikah artinya bukan tentang diri sendiri lagi tapi juga ada pasangan yang perlu dipahami,” tutupnya.

Jadi, tidak ada larangan untuk menikah muda. Namun, sebelum memutuskan untuk menikah, sebaiknya persiapkan fisik dan mental masing-masing pasangan.


ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Artikel Asli