Pacar Layak Enggak Ya Dijadiin Suami? Begini Cara Memastikannya

tabloidbintang | Gaya Hidup | Published at 07/05/2021 13:00
Pacar Layak Enggak Ya Dijadiin Suami? Begini Cara Memastikannya

Tidak semua pacaran berujung pernikahan. Mereka yang jeli tidak akan otomatis menikahi pacarnya. Ada beberapa kriteria yang masih harus dipastikan dulu sebelum memutuskan melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Tentu Anda juga ingin menjadi wanita yang jeli dalam menetapkan pendamping hidup, dong. Membantu Anda lebih jeli, berikut ini kriteria-kriteria seorang pacar juga layak jadi suami. Apa saja itu? Berikut ini daftarnya seperti dilansir dari Brides .

1. Dia bisa mengurus dirinya sendiri

Intinya, bagaimana bisa mengurus keluarga kalau mengurus dirinya sendiri saja tidak bisa? Anda menginginkan teman hidup, bukan mau jadi baby sitter.

2. Bisa bercermin sekaligus mengevaluasi

Mereka yang bisa melihat kesalahan dirinya sendiri sebelum melihat kesalahan orang lain. Dan dari sini mereka akan melakukan evaluasi untuk terus memperbaiki dirinya

3. Dia berkomunikasi dengan jelas dan jernih

Pria sejati tidak banyak drama dalam berkata-kata. Kalimatnya mudah dimengerti, tidak bercabang, sekaligus tegas.

4. Dia berlaku adil saat bertengkar

Saat berpacaran tidak mungkin sama sekali tidak pernah bertengkar atau minimal berbeda pendapat. Lihat gayanya, nyamankah di hati Anda?

5. Dia mau berkompromi

Berumah tangga melibatkan banyak kompromi. Maka ini menjadi salah satu kriteria penting yang harus ada pada calon suami.

6. Memiliki rasa empati

Hal ini menjadi bukti sikap kasih dan sayang yang sesungguhnya. Anda bisa melihat langsung bagaimana dia bereaksi terhadap masalah Anda atau orang-orang terdekatnya.

7. Sangat suportif

Sikap mendukung bukan berarti membebaskan seperti tidak peduli sama sekali apa yang Anda lakukan. Mendukung di sini adalah dia mau menjadi teman diskusi, enak dimintai pendapat, dan bisa memberi masukan yang dibutuhkan.

8. Terbuka soal nilai-nilai

Tidak harus sama persis dengan nilai-nilai yang Anda yakini. Tapi dengan terbuka sejak awal, minimal Anda tahu bagaimana melakukan penyesuaian atau memahami.

9. Dia tak segan meminta maaf dan memaafkan

Sekali lagi, karena hampir tidak mungkin sebuah hubungan tanpa pertengkaran. Bagian paling penting adalah kesediaan mengakui kesalahan dan memaafkan.

10. Dia tahu bahwa tak ada yang abadi, dan dia tidak mencemaskan atau mempermasalahkannya

Apapun bisa berubah seketika. Kondisi finansial, kesehatan, perubahan fisik, dan lain-lain. Pasangan hidup adalah mereka yang siap dengan segala kemungkinan perubahan dan berani menghadapinya.

Artikel Asli