Perkecil Risiko Penularan Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Simak Saran Pakar

Gaya Hidup | bisnis.com | Published at Senin, 05 April 2021 - 10:58
Perkecil Risiko Penularan Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Simak Saran Pakar

Bisnis.com, JAKARTA - Bisakah seseorang yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 menularkan virus Corona? Ini adalah pertanyaan yang sering ditanyakan oleh masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi.

Menurut pakar, jawabannya adalah mungkin saja. Para pakar kesehatan menyatakan risikonya memang rendah, tapi mereka masih meneliti seberapa ampuh vaksinasi memutus penyebaran virus meskipun vaksin Covid-19 yang sekarang digunakan dinilai efektif mencegah orang mengalami gejala parah.

Namun meski orang yang sudah divaksin tak menunjukkan tanda sakit, mereka mungkin terinfeksi tanpa menunjukkan gejala. Pakar juga berpendapat vaksin akan membatasi orang menyebarkan virus.

"Orang yang sudah vaksinasi mengontrol virus dengan lebih baik, jadi peluang untuk menularkan lebih kecil," kata pakar virus Dr. Robert Gallo dari Sekolah Kedokteran Universitas Maryland, dikutip dari Fox News.

Di antara bukti, peneliti mendapati orang yang tertular virus Corona meski sudah vaksinasi Covid-19 hanya memiliki sedikit virus di hidung dibanding yang tidak divaksin sehingga virus sulit menyebar.

Dengan adanya varian baru yang lebih berbahaya, orang yang sudah divaksin tetap diimbau terus menggunakan masker dan menjaga jarak di tempat umum dan bertemu orang yang belum divaksin dan memiliki risiko tinggi sakit parah bila tertular.

"Kita tetap harus waspada. Vaksin memang penting tapi bukan cara untuk mengakhiri pandemi dalam sekejap," ujar Gallo.

Berbagai faktor lain juga bisa mempengaruhi kemungkinan orang yang sudah vaksinasi Covid-19 untuk menyebarkan virus, termasuk jumlah penduduk yang sudah divaksin di lingkungannya dan apakah kasus lokal masih tinggi.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Artikel Asli