Restoran Cepat Saji di AS Hadirkan Menu Ayam Nabati

Food | limapagi.id | Published at Minggu, 09 Januari 2022 - 16:30
Restoran Cepat Saji di AS Hadirkan Menu Ayam Nabati

LIMAPAGI - Restoran cepat saji ternama KFC beberapa waktu lalu mengumumkan bahwa restoran mereka akan mulai menawarkan menu nabati di daftar menunya. Pada menu nabati terbarunya ini restoran siap saji tersebut menawarkan ayam goreng bebas daging.

Menu terbaru KFC diberi nama Beyond Fried Chicken yang dikembangkan oleh Beyond Meat.Mengutip dari Healthday, pertama kali menu ini ditawarkan pada 2019 di satu restoran Atlanta sebelum berkembang ke tiga negara bagian dan sekarang ke 4.000 restoran di seluruh negeri.

Pada menu Beyond Fried Chicken ini pelanggang bisa mendapatkan ayam nabati mereka sebagai bagian dari makanan kombo atau a la carte dalam pesanan enam atau 12 potong ayam.

Perusahaan Yum Brands yang merupakan pemilik merek KFC dan Taco Bell ini melakukan kerja sama dengan Beyond Meat untuk membuat beberapa produk nabati untuk restoran-restoran tersebut.

"Kami sangat bangga dapat bermitra dengan KFC untuk menawarkan produk terbaik di kelasnya yang tidak hanya memberikan pengalaman lezat yang diharapkan konsumen dari rantai ikonik ini, tetapi juga memberikan manfaat tambahan dari daging nabati," ujat Ethan Brown, pendiri dan CEO Beyond Meat yang dikutip dari Healthday.

Sebagai informasi, beberapa waktu kebelakang terdapat peningkatan permintaan untuk makanan nabati.

"Ini bukan lagi dipandang sebelah mata bagi perusahaan untuk melakukan ini (perubahan nabati) itu menjadi arus utama, dan lebih banyak yang melihatnya sebagai kebutuhan untuk menawarkan opsi berbasis nabati, ujar ekonom Sean Cash di Friedman School of Nutrition Science and Policy di Tufts University di Boston.

Tren nabati juga tidak terbatas pada restoran, sepanjang pandemi berhasil mendorong konsumen untuk memasak dan makan di rumah, sehingga hadir lebih banyak alternatif daging nabati tersedia di beberapa toko toserba.

Tak hanya memilih untuk hidup sehat, kehidupan ke arah nabati juga disebabkan oleh masalah rantai pasokan dengan daging telah banyak dikonsumsi dan menyebabkan masalah lingkungan membuat konsumen mencoba alternatif.

Rantai makanan cepat saji menargetkan segmen populasi yang masih relatif kecil tetapi berkembang pesat yang tertarik pada alternatif nabati untuk daging yang semakin dipahami berpotensi berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan.



Artikel Asli