Loading...
Loading…
Vaksin Covid-19 Telah Tiba, Tunggu Izin BPOM dan MUI

Vaksin Covid-19 Telah Tiba, Tunggu Izin BPOM dan MUI

Ekonomi | jawapos | Senin, 07 Desember 2020 - 14:03

JawaPos.com Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, meskipun vaksin Covid-19 dari Sinovac Tiongkok yang sebanyak 1,2 juta dosis telah tiba di Tanah Air, namun belum dapat dilakukan penyuntikan ke tubuh manusia atau vaksinasi. Sebab, kata Airlangga, vaksin tersebut masih harus melalui beberapa tahapan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk kehalalannya.

Harus melewati tahapan evaluasi dari Badan POM untuk memastikan efek mutu dan efektivitasnya. Selain itu juga menunggu fatwa MUI untuk aspek kehalalannya, ujarnya konferensi pers secara virtual, Senin (7/12).

Airlangga mengatakan, vaksinasi akan yang dilakukan secara bertahap akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan dan petugas layanan publik terlebih dahulu. Selanjutnya, dilakukan skema vaksin gratis dan vaksin mandiri.

Aturan rinci untuk kedua skema tersebut akan diterbitkan dalam 1-2 pekan ke depan, ucapnya.

Seperti diketahui, Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyampaikan bahwa vaksin kiriman pertama ini akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja dalam fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemerintah pun telah menyiapkan jumlah sasaran dan tenaga kesehatan yang membutuhkan vaksin Covid-19 per kabupaten/kota. Selanjutnya data tersebut dimasukkan ke dalam tim sistem informasi KPC-PEN yang akan menyediakan data sasaran berdasarkan nama dan alamat.

https://www.youtube.com/watch?v=WxwNtAxB9FQ

Original Source

Topik Menarik