Loading...
Loading…
Buruan Guys! KAI Cuma Sediakan 70% Tiket untuk Nataru, Ini Jadwalnya

Buruan Guys! KAI Cuma Sediakan 70% Tiket untuk Nataru, Ini Jadwalnya

Ekonomi | wartaekonomi | Senin, 30 November 2020 - 06:09

PT Kereta Api Indonesia membuka pemesanan tiket kereta api jarak jauh dari Jakarta untuk periode H+30 atau hingga 31 Desember 2020.

Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan bahwa pembukaan pemesanan tiket ini untuk menyambut momentum Natal dan Tahun Baru 2021.

"Masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dengan kereta api sudah dapat memesan tiket melalui aplikasi KAI Access, situs kai.id, serta kanal penjualan resmi lainnya," kata Eva dalam keterangan tertulis, Minggu (29/11/2020).

Berikut daftar kereta jarak jauh sampai 31 Desember 2020 berdasarkan tempat keberangkatan:

Stasiun Gambir

Kereta Argo Bromo Anggrek tujuan Gambir-Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 08.15 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Argo Bromo Anggrek tujuan Gambir-Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 20.30 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Argo Lawu tujuan Gambir-Solo, berangkat pukul 21.00 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Argo Lawu Fakultatif tujuan Gambir-Solo, berangkat pukul 22.20 WIB pada 23-24 Desember 2020

Kereta Argo Dwipangga tujuan Gambir-Solo, berangkat pukul 08.00 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Bima tujuan Gambir-Surabaya Gubeng, berangkat pukul 16.40 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Argo Parahyangan tujuan Gambir-Kiaracondong, berangkat pukul 07.50 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Argo Parahyangan tujuan Gambir-Bandung, berangkat pukul 08.55 WIB pada 29-31 Desember 2020

Kereta Argo Parahyangan Excellence tujuan Gambir-Bandung, berangkat pukul 15.40 WIB pada 4, 11, 18, 25 Desember 2020

Kereta Argo Parahyangan tujuan Gambir-Bandung, berangkat pukul 18.10 WIB pada 1-3, 5-10, 12-17, 19-24, 26 - 31 Desember 2020

Kereta Argo Parahyangan tujuan Gambir-Bandung, berangkat pukul 18.45 WIB pada 29-31 Desember 2020

Kereta Gajayana tujuan Gambir-Malang, berangkat pukul 18.00 WIB pada 1-14 dan 16-31 Desember 2020

Kereta Argo Sindoro tujuan Gambir-Semarang Tawang, berangkat pukul 16.15 WIB pada 1-5, 11-12, 18-19, 23-24 Desember 2020

Kereta Argo Cheribon tujuan Gambir-Cirebon, berangkat pukul 18.25 WIB pada 3, 5, 8 Desember 2020

Kereta Argo Cheribon tujuan Gambir-Tegal, berangkat pukul 19.10 WIB pada 4, 11, 18, 22-25 Desember 2020

Kereta Taksaka tujuan Gambir-Yogyakarta, berangkat pukul 21.30 WIB pada 2-7, 10-14, 17-21, 23-25, 27-31 Desember 2020

Kereta Taksaka tujuan Gambir-Yogyakarta, berangkat pukul 09.30 WIB pada 6-7, 13-14, 19-20, 24-25, 27 Desember 2020

Kereta Sembrani tujuan Gambir-Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 19.00 WIB pada 4, 6, 11, 13, 19, 23, 24 Desember 2020

Kereta Taksaka Fakultatif tujuan Gambir-Yogyakarta, berangkat pukul 19.20 WIB pada 3, 10, 23, 24 Desember 2020

Kereta Gajayana Fakultatif tujuan Gambir-Malang, berangkat pukul 23.55 WIB pada 23 Desember 2020

Stasiun Pasar Senen

Kereta Jayabaya tujuan Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi - Malang, berangkat pukul 16.55 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Kertajaya tujuan Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 14.15 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Matarmaja tujuan Pasar Senen - Malang, berangkat pukul 10.30 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Begawan tujuan Pasar Senen - Purwosari, berangkat pukul 06.30 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Serayu Pagi tujuan Pasar Senen - Purwokerto, berangkat pukul 09.15 WIB pada 1 - 31 Desember 2020

Kereta Serayu Malam tujuan Pasar Senen - Purwokerto, berangkat pukul 21.25 WIB pada 1 - 31 Desember 2020

Kereta Tegal Ekspres tujuan Pasar Senen - Tegal, berangkat pukul 07.40 WIB pada 1 - 31 Desember 2020

Kereta Progo tujuan Pasar Senen - Lempuyangan, berangkat pukul 22.30 WIB pada 3 - 7, 10 - 14, 17-31 Desember 2020

Kereta Brantas tujuan Pasar Senen - Blitar, berangkat pukul 13.30 WIB pada 2, 4 - 7, 9, 11 - 14, 16 - 31 Desember 2020

Kereta Sawunggalih tujuan Pasar Senen - Kutoarjo, berangkat pukul 18.25 WIB pada 4, 6, 11, 13, 18, 20, 23 - 27 Desember 2020

Kereta Gaya Baru Malam Selatan tujuan Pasar Senen - Surabaya Gubeng, berangkat pukul 10.15 WIB pada 4, 6, 11, 13, 21- 25 Desember 2020

Kereta Anjasmoro tujuan Pasar Senen - Jombang, berangkat pukul 05.25 WIB pada 1, 3, 5, 12, 19, 24, 26, dan 31 Desember 2020

Kereta Dharmawangsa tujuan Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 08.25 WIB pada 3 - 7, 10 - 14, 17 - 31 Desember 2020

Kereta Mataram tujuan Pasar Senen - Solo, berangkat pukul 21.05 WIB pada 1 - 3, 7 - 10, 23 - 25 Desember 2020

Kereta Majapahit tujuan Pasar Senen - Malang, berangkat pukul 22.00 WIB pada 3, 10, 17, 23 - 25, 31 Desember 2020

Kereta Gajahwong tujuan Pasar Senen - Lempuyangan, berangkat pukul 06.45 WIB pada 23 - 25 Desember 2020

Kereta Tawang Jaya Premium tujuan Pasar Senen - Semarang Tawang, berangkat pukul 07.05 WIB pada 24 dan 25 Desember 2020

Kereta Gumarang tujuan Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi, berangkat pukul 15.45 WIB pada 23 - 25 Desember 2020

Kereta Singasari tujuan Pasar Senen - Blitar, berangkat pukul 17.30 WIB pada 23 - 25 Desember 2020

Kereta Senja Utama YK tujuan Pasar Senen - Yogyakarta, berangkat pukul 18.55 WIB pada 17 - 25 Desember 2020

Kereta Bogowonto tujuan Pasar Senen - Lempuyangan, berangkat pukul 21.45 WIB pada 23 - 25 Desember 2020

Stasiun Jakarta Kota

Kereta Jayakarta tujuan Jakarta Kota - Surabaya Gubeng, berangkat pukul 11.45 WIB pada 1-31 Desember 2020

Kereta Menoreh tujuan Jakarta Kota - Semarang Tawang, berangkat pukul 19.00 WIB pada 11 dan 23 Desember 2020

Eva menuturkan, untuk para calon penumpang kereta harap mematuhi protokol kesehatan sejak di stasiun dan selama dalam perjalanan. Di masa pandemi Covid-19, PT KAI menjual tiket kereta jarak jauh hanya 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia untuk mematuhi ketentuan menjaga jarak.

Calon penumpang juga diharuskan dalam kondisi sehat, tidak menderita flu, pilek, batuk, demam, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket.

"Harus menunjukkan Surat Bebas Covid-19 berdasarkan tes PCR atau rapid test yang masih berlaku, atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit atau Puskesmas," tutur Eva.

Original Source

Topik Menarik

{