Indodax Pulihkan Layanan Bertahap usai Pemeriksaan Keamanan

Indodax Pulihkan Layanan Bertahap usai Pemeriksaan Keamanan

Ekonomi | sindonews | Minggu, 1 November 2026 - 18:34
share

Platform perdagangan aset kripto Indodax memastikan dana, aset kripto, dan data anggota atau member tetap aman setelah perusahaan mendeteksi anomali keamanan pada 29 Oktober 2026. Setelah melakukan mitigasi, investigasi, dan verifikasi terhadap infrastruktur utama, Indodax menyatakan tidak menemukan kehilangan aset, transfer tidak sah, maupun kebocoran data anggota.

"Pendekatan yang kami lakukan adalah sekonservatif mungkin. Ketika melihat potensi anomali, kami memilih menghentikan sementara layanan terkait terlebih dahulu agar tim dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Prioritas kami sejak awal adalah memastikan aset dan data member tetap aman sebelum layanan kembali dibuka," ujar CEO Indodax William Sutanto dikutip pada Minggu (1/11/2026).

Baca Juga:Cara Melindungi Aset Kripto Usai Binance Dibobol Ratusan Triliun

William menjelaskan, perusahaan mendeteksi indikasi aktivitas tidak wajar dan mengambil langkah preventif dengan menghentikan sementara layanan deposit dan penarikan. Penghentian tersebut dilakukan untuk memberi waktu kepada tim keamanan melakukan investigasi serta memastikan tidak ada potensi risiko lanjutan sebelum layanan kembali beroperasi.

Dalam proses penanganan, Indodax melakukan mitigasi dan evaluasi terhadap sejumlah infrastruktur utama, termasuk sistem perdagangan, dompet digital (wallet), dan akun. Hasil pemeriksaan menunjukkan aktivitas yang terdeteksi tidak berkembang menjadi transaksi atau perpindahan aset secara tidak sah, sehingga dana, aset kripto, dan data anggota dinyatakan tetap aman.

Setelah proses perbaikan, asesmen, dan verifikasi keamanan selesai, Indodax mulai membuka kembali layanan secara bertahap pada Sabtu (31/10) pukul 14.00 WIB. Pembukaan bertahap dilakukan untuk memastikan setiap fungsi layanan berjalan sesuai standar keamanan sebelum seluruh layanan kembali beroperasi penuh.William menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami anggota selama penghentian sementara layanan, sekaligus mengapresiasi kesabaran dan kepercayaan mereka. Ia mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk kehati-hatian perusahaan dalam melindungi aset anggota dan menjaga keandalan layanan.

"Kami memahami penghentian sementara layanan berdampak terhadap aktivitas member. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih kepada seluruh member yang telah sabar menunggu," kata William.

Baca Juga:OJK Catat 5 Insiden Aset Digital, Indodax Ingatkan Waspada Penipuan

Indodax juga mengimbau anggota memperkuat keamanan akun dengan mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA), menjaga kerahasiaan kode OTP, PIN, dan kata sandi, serta tidak membagikan informasi keamanan kepada pihak lain. Anggota diminta menghindari pengunduhan perangkat lunak atau aplikasi dan mengakses tautan dari sumber yang tidak dikenal. Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus memperkuat sistem pemantauan, evaluasi keamanan, dan prosedur respons insiden serta menyampaikan informasi pemulihan layanan melalui kanal resminya.

Topik Menarik