Deretan Saham Paling Boncos dan Cuan dalam IHSG Sepekan, Ada yang Meroket 102

Deretan Saham Paling Boncos dan Cuan dalam IHSG Sepekan, Ada yang Meroket 102

Ekonomi | sindonews | Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:43
share

Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan perdagangan 5-9 Oktober 2026 diwarnai kenaikan dan koreksi tajam sejumlah emiten. Saham PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 102,50, sedangkan DOOH menjadi saham dengan penurunan terdalam sebesar 26,23.

Berdasarkan data statistik mingguan BEI, harga saham AKKU meningkat dari Rp40 pada pekan sebelumnya menjadi Rp81 pada penutupan pekan ini. Dengan demikian, saham tersebut mencatatkan kenaikan Rp41 per saham dalam sepekan.

Di posisi berikutnya, saham ASMI menguat 85,71 dari Rp21 menjadi Rp39. Saham STRK menyusul dengan kenaikan 59,62 dari Rp52 menjadi Rp83. Selanjutnya, saham KKES naik 57,69 dari Rp52 menjadi Rp82. Adapun saham ALKA menguat 55,91 dari Rp4.570 menjadi Rp7.125.

Baca Juga: IHSG Sepekan Naik 0,94, Kapitalisasi Pasar BEI Meningkat Jadi Rp10.701 TriliunDaftar saham dengan kenaikan harga tertinggi juga diisi CSMI yang melonjak 55,12 ke Rp515, PCAR yang menguat 52,54 persen ke Rp90, serta IFSH yang naik 52,45 ke Rp2.020. Saham SAFE turut mencatatkan kenaikan 52,24 ke Rp1.020, sedangkan PGLI menguat 45,86 ke Rp388.

Di sisi lain, PT ERA Merida Sejahtera Tbk (DOOH) menjadi penghuni teratas daftar top losers setelah harganya turun 26,23 dari Rp366 menjadi Rp270. Saham INTD menempati posisi berikutnya dengan penurunan 22,68 persen dari Rp388 menjadi Rp300. Sementara itu, TRIN melemah 21,54 dari Rp260 menjadi Rp204.

Koreksi juga terjadi pada saham SONA yang turun 18,35 dari Rp3.760 menjadi Rp3.070. Saham KOTA melemah 16,88 persen ke Rp128 dari sebelumnya Rp154. Baca Juga: OJK Prediksi Kejatuhan IHSG ke Level 5.000 Sejak Februari, Ini Faktor Penyebabnya

Berikutnya, saham UANG turun 16,53 persen ke Rp2.980, sedangkan JAWA terkoreksi 15,34 ke Rp149. Saham FORU juga masuk dalam daftar sepuluh saham dengan penurunan terdalam, setelah melemah 14,11 dari Rp163 menjadi Rp140. Adapun WAPO turun 13,64 ke Rp304 dan TIFA terkoreksi 13,48 ke Rp308.

Di tengah pergerakan saham yang bervariasi, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG sepekan mengakhiri pekan perdagangan di zona hijau. IHSG ditutup pada level 6.093,759 pada Jumat (9/10/2026), naik 56,871 poin atau 0,94 dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di 6.036,888.

Aktivitas perdagangan juga meningkat dari sisi nilai transaksi. Rata-rata nilai transaksi harian BEI naik 28,52 menjadi Rp16,23 triliun dari Rp12,63 triliun pada pekan sebelumnya. Namun, investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp2,45 triliun selama sepekan, meski lebih rendah dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp5,04 triliun.

Pergerakan saham-saham dengan kenaikan maupun penurunan tajam tersebut menunjukkan bahwa penguatan IHSG tidak berlangsung merata pada seluruh emiten. Karena itu, perubahan harga mingguan perlu dicermati bersama dengan keterbukaan informasi perusahaan dan faktor fundamental masing-masing emiten.

Topik Menarik