Boikot Gagal, Trump Sambut Rusia di G20 meski Uni Eropa Ngamuk

Boikot Gagal, Trump Sambut Rusia di G20 meski Uni Eropa Ngamuk

Ekonomi | sindonews | Rabu, 2 September 2026 - 07:24
share

Pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 di Asheville, Carolina Utara, mendadak memanas. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengabaikan protes keras dari para pejabat Uni Eropa (UE) dan memilih untuk menyambut hangat kedatangan delegasi senior dari Rusia.

Kedatangan Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov atas undangan langsung dari pemerintah AS menjadi penampilan tatap muka pertamanya di forum tersebut sejak eskalasi konflik Ukraina pada 2022. Langkah ini seketika memicu kemarahan delegasi Eropa yang bahkan mengancam akan memboikot sesi foto bersama (family photo). "Saya akur dengan semua orang," jawaban santai Trump seperti dilansir RT.

Baca Juga: Surplus Dagang China Tembus Rp21.191 Triliun, AS Desak G20 Kompak Naikkan Tarif Impor

Ancaman boikot dari pejabat Eropa -termasuk Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil yang menyebut kehadiran Siluanov sebagai sinyal yang "mengkhawatirkan"- akhirnya memaksa penyelenggara menyingkirkan Siluanov dari sesi foto resmi.

Namun, Donald Trump menanggapi santai kritik sengit dari para sekutu Eropanya tersebut di Gedung Putih. "Kita lihat saja apa yang terjadi, tetapi kami suka akur dengan semua orang. Salah satu alasan saya begitu sukses adalah karena saya bisa akur dengan siapa saja," ujar Trump kepada awak media di Oval Office.Berbeda dari delegasi Eropa yang memilih menghindar, Menteri Keuangan AS Scott Bessent justru menggelar pertemuan bilateral resmi dengan Siluanov untuk membahas stabilitas keuangan global serta rencana Trump mengakhiri konflik Ukraina.

Laporan menyebutkan pihak AS menegaskan bahwa kesepakatan ekonomi atau kelonggaran sanksi baru akan diberikan setelah konflik bersenjata berakhir sepenuhnya.Baca Juga: Prabowo: Indonesia Anggota G20: Tak Pantas Masih Ada Rakyat Kita yang Lapar

Sinyal Kembalinya Rusia ke Panggung Utama G8 & G20

Peta politik yang ditunjukkan Trump kembali menegaskan jurang perbedaan strategis antara Washington dan sekutu tradisionalnya di Eropa terkait isolasi diplomatis terhadap Moskow.

Trump berulang kali menegaskan bahwa pengeluaran Rusia dari G8 pada 2014 adalah sebuah kesalahan besar. Bahkan untuk KTT Pemimpin G20 di Miami pada Desember mendatang, AS telah mengonfirmasi mengundang Presiden Vladimir Putin secara langsung. "Pandangan saya adalah Anda harus berbicara dengan semua orang," tegas Trump.

Sementara itu Moskow dilaporkan telah menerima undangan tersebut dan sedang mempertimbangkan siapa yang akan menjadi perwakilan resminya.

Topik Menarik