Stockbit Perkuat Fitur Analisis Dorong Efisiensi Investasi Saham

Stockbit Perkuat Fitur Analisis Dorong Efisiensi Investasi Saham

Ekonomi | sindonews | Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:35
share

Stockbit, aplikasi investasi saham dan komunitas investor di Indonesia, memperkuat pengembangan teknologi dan fitur analisis untuk membantu investor dan trader mengambil keputusan secara lebih efektif sepanjang paruh pertama 2026. Pengembangan tersebut mencakup pengayaan data aktivitas broker, informasi kepemilikan saham, hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung riset investasi.

"Investor dan trader profesional membutuhkan lebih dari sekadar akses untuk melakukan transaksi. Mereka membutuhkan data yang semakin komprehensif, cepat, dan mudah dianalisis untuk memahami dinamika pasar. Karena itu, tim Stockbit terus berinovasi dengan menghadirkan fitur-fitur yang dapat membantu pengguna melakukan analisis secara lebih mendalam," ujar Head of PR & Corporate Communication Stockbit William dalam keterangan pers, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga:Tips MotionTrade: Cara Memanfaatkan Saham yang Sedang All Time High

Salah satu pengembangan difokuskan pada data dan analisis aktivitas broker. Stockbit menghadirkan fitur Filter by Broker pada Running Trade, serta Broker Activity, Multiple Broker Activity, Broker Daily Activity, Broker Analysis pada Desktop App, dan Broker Flow untuk membantu pengguna mengamati aktivitas perdagangan secara lebih terarah.

Pada fitur Broker Flow, pengguna dapat memanfaatkan Trade Flow dan Candlestick View untuk melihat pergerakan transaksi melalui visualisasi yang lebih mudah dipahami. Stockbit juga menyediakan Lock Broker Flow untuk mempertahankan tampilan analisis broker tertentu, sementara Running Trade dilengkapi Value dan Real-Time Order Queue serta Display Frequency untuk memperkaya informasi transaksi dan antrean order secara real time.Dari sisi transparansi kepemilikan, Stockbit memperluas informasi melalui Data Ultimate Beneficiary Owner (UBO) dan Data Kepemilikan Saham di atas 1 pada Web. Selain itu, tersedia Data Holdings & Investor Network di Web, Investor Network di Mobile, serta Data 39 Jenis Komposisi Pemegang Saham untuk membantu investor memahami struktur kepemilikan dan keterkaitan antarinvestor.

Stockbit juga menghadirkan sejumlah fitur untuk meningkatkan efisiensi aktivitas perdagangan, antara lain Open Order on Company Profile, Ownership Allocation di Mobile, dan Merge Order ID. Fitur-fitur tersebut memungkinkan pengguna mengakses informasi order dan alokasi kepemilikan serta memantau transaksi secara lebih sederhana dari berbagai perangkat.

Baca Juga:50 Dana Investasi Danantara Bakal Digeser ke Bursa Saham dan Obligasi

Di tengah perkembangan AI, Stockbit memperkenalkan AI Reports yang dirancang untuk memberikan rangkuman dan informasi relevan dalam proses riset sehingga pengguna dapat menghemat waktu dalam mengeksplorasi informasi perusahaan. “Kehadiran AI Reports menjadi bagian dari upaya Stockbit untuk menggabungkan kekuatan data dengan teknologi AI dalam mendukung proses analisis investor,” kata William.

Untuk investor yang mengikuti aksi korporasi, termasuk penawaran umum perdana (IPO), Stockbit juga menyediakan Track Record Underwriters di Mobile, Web, dan Desktop App. “Pengembangan fitur-fitur ini kami lakukan berdasarkan kebutuhan pengguna yang semakin kompleks. Kami ingin Stockbit tidak hanya menjadi tempat untuk bertransaksi, tetapi juga platform yang menyediakan berbagai data dan perangkat analisis untuk membantu investor dan trader melakukan riset secara lebih menyeluruh,” ujar William.

Topik Menarik