Gudang Garam (GGRM) Suntik Surya Dhoho Rp200 Miliar untuk Dukung Bandara Kediri
IDXChannel - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) resmi memberikan suntikan dana kepada anak usaha, PT Surya Dhoho Investama (SDHI) senilai Rp200 miliar. Suntikan itu terkait dukungan perseroan atas operasional bandara di Kediri, Jawa Timur.
SDHI adalah perusahaan terkendali dan afiliasi yang sahamnya dimiliki langsung oleh perseroan. Perusahaan tersebut mengelola Bandara Dhoho yang berlokasi di Kediri.
"Transaksi afiliasi bertujuan untuk meningkatkan modal SDHI untuk mendukung kegiatan operasional Bandar Udara Dhoho di Kediri, Jawa Timur, yang dibangun oleh perseroan melalui SDHI," kata Direktur PT Gudang Garam Tbk, Istata T. Sidharta dalam keterbukaan informasi, Jumat (14/8/2026).
Suntikan modal dilakukan lewat skema private placement di mana SDHI menerbitkan 200.000 saham baru dengan nilai nominal Rp1 juta per saham. Dengan demikian, tambahan modal mencapai Rp200 miliar.
Setoran modal tersebut juga membuat modal ditempatkan dan disetor SDHI meningkat menjadi Rp14,5 triliun. Aksi korporasi ini berdasarkan keputusan sirkuler pada 14 Agustus 2026 yang akan dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Luar Biasa Pemegang Saham SDHI.
Sebagai informasi, Bandara Dhoho dengan kode IATA DHX dimiliki dan dibangun oleh PT Gudang Garam Tbk. Adapun pengelolaan bandara diserahkan kepada PT Angkasa Pura Indonesia di bawah Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya.
Bandara Dhoho menjadi bandara pertama di Indonesia yang sepenuhnya dibangun oleh swasta. Pembangunan bandara tersebut diinisasi langsung oleh pemilik perusahaan, Susilo Wonowidjojo yang bertemu langsung dengan Luhut Pandjaitan selaku Menteri Koordinator bidang Kemaritiman pada 2016.
Proses peletakan batu pertama (groundbreaking) dilakukan pada 2020. Pada April 2024, bandara menggelar soft launching dan diresmikan pemerintah pada Oktober 2024.
(Rahmat Fiansyah)










